MERETAS JALAN DAMAI DI PERBATASAN PANTI RAO PASAMAN SUMATERA BARAT

  • Januar IAIN Bukittingi
  • Vivi Yulia Nora IAIN Bukit Tinggi
Keywords: Meretas, Jalan Damai, Perbatasan

Abstract

Daerah Panti Rao Pasaman merupakan daerah multi etnik yang tidak hanya dihuni oleh etnik Minangkabau sebagai etnik asli, tetapi beberapa etnik pendatang seperti Mandailing, Melayu dan Batak Toba. Di samping keragaman etnik, di Rao juga terdapat keragaman keyakinan agama yang dianut oleh etnik-etnik yang mendiami daerah perbatasan ini. Islam merupakan identitas keagamaan bagi etnik Minangkabau dan Mandailing di Rao. Sedangkan kelompok etnik Batak Toba dan Jawa menganut agama Katolik dan Kristen Protestan. Permasalahan yang muncul di Panti ini adalah pemahaman keagaman masih mengandung sentimen dan menganggap mereka paling benar, ruang dialog budaya dan agama antar Komunitas masyarakat plural  masih Minim dan belum terbentuk komunitas damai  dalam  masyarakat Panti  yang berbasis rumah ibadah dan lembaga social. Hasil pemberdayaan komunitas multicultural dan agama menunjukan bahwa adanya pemahaman peserta workshop hidup rukun antar umat beragama dan tidak komunitas tidak menganggap paling benar, dan terbentuknya ruang dialog budaya serta agama antar Komunitas di Panti Pasaman

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Akmal Hawi, 2015. Dasar-Dasar Studi Islam, (Jakarta: PT Rajagrafindo Persada, 2014). hlm 4
[2] Aminuddin, Aliaras Dan Moh. Rofiq, 2006 Membangun Karakter Dan Kepribadian Melalui Pendidikan Agama Islam, Cet. 1 (Yogyakarta : Graha Ilmu, 2006) hal. 35
[3] Burhanuddin Salam, 1997. Etika Sosial, Azaz Moral Dalam Kehidupan Manusia, Cet. 1, Jakarta : PT. Rineka Cipta
[4] Silfia Hanani, 2011. Menggali Interelasi Sosiologi Dan Agama, (Bandung : Humaniora,
[5] Sindung Haryanto, 2015. Sosiologi Agama Dari Klasik Hingga Post Modern, Yogyakarta : Ar-Ruzz Media

[6] Gusti Asnan, Memikir Ulang Regionalisme Sumatera Barat Tahun 1950-an, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2007, h.52
[7] Undri, Konflik Tanah di Perbatasan: 1930-1960 (Studi Kasus Konflik Tiga Etnik dalam Memperebutkan Tanah di Kabupaten Pasaman Sumatera Barat),Jakarta: Laporan Akhir Hasil Penelitian, Kerjasama PMB LIPI-NIOD, 2006 , h. 125.
[8] Imran manan. 1989. Dasar-dasar sosial budaya pendidikan. Rineka Cipta: Jakarta
[9] Koentjaraningrat, 1975. Manusia dan Kebudayaan di Indonesia, Jakarta: Jambatan, 1975
[10] Koentjaraningrat. 1990. Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta. Jakarta
[11] Munandar Soelaeman. 2001. Ilmu Budaya Dasar. Refika Aditama
[12] Muthahhari, Murtadha, 1992, Perspektif Al-Qur’an Tentang Manusia dan Agama, Bandung: Mizan
Published
2019-06-30
How to Cite
Januar, & Vivi Yulia Nora. (2019). MERETAS JALAN DAMAI DI PERBATASAN PANTI RAO PASAMAN SUMATERA BARAT. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(Juni), 35-43. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v3i2.2860
Abstract viewed = 16 times
PDF downloaded = 17 times