KAMPUNG TUA NONGSA SEBAGAI TUJUAN WISATA BERBASIS KEARIFAN LOKAL BUDAYA MELAYU BATAM

  • Ambalegin Universitas Putera Batam
  • Tomi Arianto Universitas Putera Batam
  • Zefri Azharman Universitas Putera Batam
Keywords: kampung tua, kearifan lokal, media sosial, Melayu, pariwisata

Abstract

Batam sebagai kota metropolitan, memiliki beberapa kampung tua yang masih memegang teguh kearifan lokal Melayu. Kampung tua Nongsa adalah salah satu kampung tua yang masih memegang teguh kearifan lokal Melayu. Komunitas Capung di Nongsa bertujuan mempromosikan kampung tua Nongsa sebagai destinasi pariwisata Pulau Batam kepada wisatawan mancanegara karena letak strategis Pulau Batam yang dekat dengan Singapura, Malaysia, ataupun Brunai Darussalam. Anggota komunitas Capung yang berasal dari masyarakat tempatan memiliki latar belakang pendidikan menengah sehingga tidak memiliki kemampuan yang baik berbahasa Inggris lisan maupun tulisan dan menjadi kendala mempromosikan kearifan lokal Melayu kepada dunia. Pembinaan pelatihan bahasa Inggris untuk  mengasah kemampuan lisan dan tulisan anggota komunitas dan pelatihan pemanfaatan media sosial sebagai strategi manajemen promosi wisata kampung tua adalah solusi dalam memecahkan masalah tersebut.  Metode pengabdian berupa wawancara, pemberian pretest, pelatihan percakapan dan menulis, dan praktik percakapan langsung (posttest). Hasil dari enam pertemuan adalah peserta mulai mampu mendeskripsikan tempat wisata di Nongsa dan budaya Melayu walaupun masih banyak kesalahan dan peserta dapat memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan keindahan dan kearifan budaya Melayu berbahasa Inggris. Pelatihan ini diharapkan dapat mensukseskan rencana kegiatan komunitas capung ‘Heritage Culture Of Kampung Tua Nongsa 2019 dan mempromosikan kearifan lokal Melayu kampung tua sebagai landmark Pulau Batam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Red/mc, “Kampung Tua Batam menjadi destinasi favorit turis Korsel,” Batam, 24-Dec-2017.
[2] A. Dahlan, Sejarah Melayu, Second Edi. Jakarta: PT. Gramedia Jakarta, 2015.
[3] Teamdinamikakeprinews, “Kearifan lokal tetap dijaga dalam pengembangan Batam sebagai kota cerdas,” dinamikakeprinews.co, Batam, 28-Apr-2015.
[4] D. Kartikasari, H. A. Oramahi, and M. Idham, “Kearifan lokal masyarakat kelurahan Pasiran dalam pengelolaan hutan kota Gunung Sari kota Singkawang,” J. Hutan Lestari, vol. 5, no. 2, pp. 375–381, 2017.
[5] “Asal usul kampung tua Nongsa,” 2016. [Online]. Available: http://disbud.kepriprov.go.id/asal-usul-nama-kampung-tua-nongsa/. [Accessed: 01-Jul-2018].
[6] Ambalegin, Suhardianto, and N. Kaprawi, “Obstacles facing learners in speaking English: Non-English teachers’ perspective, Putra Batam School,” Pertanika J. Soc. Sci. Humanit., vol. 25, no. 1, p. 122, 2017.
[7] A. S. Keraf, Etika lingkungan hidup. Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2010.
[8] Y. Yulia, “An evaluation of English language teaching programs in Indonesian junior high schools in the Yogyakarta province,” RMIT University, 2014.
[9] Ambalegin and Suhardianto, “Meningkatkan pendapatan supir taksi pelabuhan internasional Batam Center melalui pelatihan English conversation (pelatihan membuat kalimat bahasa Inggris sederhana),” p. Manuscript submitted for publication, 2017.
[10] Ambalegin, Suyono, F. Wulandari, and R. V. Manurung, “Peningkatan kemahiran informal English conversation supir taksi pelabuhan Internasional Batam Center (pembinaan lanjutan),” p. Manuscript submitted for publication, 2017.
[11] Ambalegin and R. V. Manurung, “Pembinaan peningkatan kemahiran informal English conversation pegawai perkebunan buah naga jembatan empat barelang berbasis agrowisata,” p. Manuscript submitted for publication, 2018.
[12] A. S. Cahyono, “Pengaruh media sosial terhadap perubahan sosial masyarakat di Indonesia,” Publiciana, J. Ilmu Sos. dan Polit. Fak. Ilmu Sos. dan Polit. Univ. Tulungagung, vol. 9, no. 1, pp. 140–157, 2016.
Published
2019-07-03
How to Cite
Ambalegin, Arianto, T., & Azharman, Z. (2019). KAMPUNG TUA NONGSA SEBAGAI TUJUAN WISATA BERBASIS KEARIFAN LOKAL BUDAYA MELAYU BATAM . Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(Juni). https://doi.org/10.31849/dinamisia.v3i2.2863
Abstract viewed = 30 times
PDF downloaded = 13 times