Peran Alokasi Dana Desa Dalam Mewujudkan Desa Mandiri Studi Kasus Nagari Lubuk Layang Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat

Authors

  • Yona Sufrita Universitas Andalas
  • Asdi Agustar Universitas Andalas
  • Osmet Universitas Andalas

DOI:

https://doi.org/10.31849/niara.v17i2.23152

Keywords:

Dana Desa, Nagari Mandiri, Tata Kelola

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan kegiatan yang dilakukan menggunakan ADD. Penelitian dilakukan dengan metode studi kasus, dimana nagari Lubuk Layang Kecamatan Rao Selatan dipilih sebagai kasus. Nagari Lubuk Layang dikategorikan sebagai nagari tertinggal berdasarkan skor Indeks Desa Membangun (IDM). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (indepth interview) terhadap sejumlah informan kunci (key informan) yang terdiri dari wali nagari, sekretaris nagari, keur keuangan nagari, ketua dan anggota BAMUS. Pengelolaan keuangan didasarkan kepada Permendagri No. 20 tahun 2018 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Hasil penelitian didapatkan bahwa dilihat dari indikator perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan dan pertanggungjawaban, pengelolaan ADD di Nagari Lubuk Layang sudah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sedangkan jenis kegiatan yang dilakukan, mayoritas berupa kegiatan fisik yang fungsinya mendukung proses pemberdayaan masyarakat dalam upaya mewujudkan nagari mandiri.

References

[1] Abdur Rozaki, dkk. 2005. Prakarsa Desentralisasi dan Otonomi Desa. Yogyakarta : Ire Press
[2] Anriquez G dan Stamulis K .2007. Rural Development and Poverty Reduction: Is Agriculture still the Key. Esa Working Paper 07-02
[3] Ansyar A dan Agustang A. 2020. Dampak Sosial Dana Desa Dalam Kesejahteraan Sosial Masyarakat di Desa Kalola, Kecamatan Maniang Pajo, Kabupaten Wajo. Jurnal Sosialisasi Vol.7 No.2.
[4] Cahyono H. 2021. Menuju Desa Mandiri dan Sejahtera. Informasi Publik. Development and Poverty Reduction: Is Agriculture still the Key?. Esa Working Paper 07-02
[5] Christianingrum, R. & Alvaro, R. 2020. Menakar Peran Dana Desa Dalam Menekan Kemiskinan Desa. 1–16.
[6] Endrianto, W. 2010. Analisa Pengaruh Penerapan Basel dan Good Corporate Governance Terhadap Manajemen Risiko pada PT. Bank Negara Indonesia (persero) Tbk. Tesis. Universitas Indonesia. Jakarta
[7] Fathony AA, Iqbal M dan Sopian A. 2019.Pengaruh Alokasi Dana Desa Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Langonsari Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung . Jurnal Ilmiah Akuntansi. Uniba. Vol 10. No 3 (219).
[8] Gusti, Yemni, 2020, Pemanfaatan Dana Desa dan Kaitannya dengan Pengentasan Kemiskinan di Ksbupaten Pesisir Selatan, Tesis
[9] Hulu Y, Harahap RH dan Nasution MA. 2018. Pengelolaan Dana Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa. JUPPIS: Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial. Vol.10. No.1. 2018
[10] Midra, Teta, 2021, Tata Kelola Keuangan Nagari dan implementasinya terhadap Pembangunan Nagari di Kecamatan X Koto diatas Kabupaten Solok, Tesis.
[11] Patriana, Pradnya. 2007. Hubungan Antara Kemandirian Dengan Motivasi Bekerja Sebagai Pengajar Les Privat Pada Mahasiswa Di Semarang. Jurnal.Semarang: Universitas Diponegoro
[12] Priyono, K. D. 2022. Geomorfologi Kebencanaan: Wilayah Pesisir Dan Pengolahanya. Surakarta: Muhammadiyah University Press
[13] Ridlwan, Muhammad Ama, Muchsin, Slamet, Hayat, 2018, Pengelolaan Ekowisata Desa, Inteligensia Media
[14] Sitra, Elian, 2019, Pelaksanaan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM dan implikasinya terhadap Perubahan Pribadi Masyarakat di Kabupaten Lima Puluh Kota, Tesis

Downloads

Published

2024-09-26

Issue

Section

Articles

How to Cite

Peran Alokasi Dana Desa Dalam Mewujudkan Desa Mandiri Studi Kasus Nagari Lubuk Layang Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat. (2024). Jurnal Niara, 17(2), 497-505. https://doi.org/10.31849/niara.v17i2.23152

Most read articles by the same author(s)