Analisis Faktor-Faktor Pendukung Peningkatan Pelayanan PSC 119 Di Kabupaten Bojonegoro
bahasa indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31849/e5jat537Keywords:
Public Safety Center (PSC) 119;, Dinas Kesehatan;, Layanan Kegatdaruraan;, Kinerja;Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro dalam pengelolaan layanan Public Safety Center (PSC) 119 serta mengidentifikasi kendala dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas layanan kegawatdaruratan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi yang melibatkan koordinator PSC 119, tenaga medis, serta masyarakat pengguna layanan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh gambaran yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi layanan PSC, antara lain sumber daya manusia, infrastruktur, teknologi, serta pengetahuan dan respons masyarakat terhadap layanan kegawatdaruratan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro telah berupaya meningkatkan kualitas layanan PSC melalui pelatihan berkala bagi petugas medis dan penerapan teknologi informasi untuk mempercepat proses koordinasi. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi adanya beberapa kendala, seperti kekurangan tenaga medis terlatih di daerah terpencil, keterbatasan infrastruktur di wilayah pedesaan, serta kurang optimalnya integrasi antara sistem teknologi yang digunakan di lapangan dan rumah sakit. Selain itu, meskipun masyarakat umumnya merasa puas dengan pelayanan yang diberikan, terdapat keluhan terkait waktu tunggu yang cukup lama, terutama di daerah terpencil. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai efektivitas layanan PSC serta tantangan yang dihadapi dalam upaya meningkatkan kualitas dan kecepatan respons terhadap situasi darurat.
References
[2] Pelayanan Kesehatan. J. Keperawatan Prof. 4(1):9–17.doi:10.36590/kepo.v4i1.570.
[3] Dinkes. 2020. Tentang Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro. Dinas Kesehat. Bojonegoro.
[4] Dinkominfo. 2020. Kominfo Bojonegoro Lewat Radio Talkshow Malowopati FM Sosialisasikan Siaga Bro PSC 119. Dinas Komun. dan Inform. Kabupaten Bojonegoro.
[5] Fajri C, Terza Rahman Y. 2021. Membangun Kinerja Melalui Lingkungan Kondusif, Pemberian Motivasi Dan Proporsional Beban Kerja. Sci. J. Reflect. Econ. Accounting, Manag. Bus. 4(1):211–220.
[6] Hendra, Abdul Rozak. 2024. Analisis Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Publik Berdasarkan Indeks Kepuasan Masyarakat Desa Cintaasih Kecamatan Cipongkor Kabupaten Bandung Barat. JEMSI (Jurnal Ekon. Manajemen, dan Akuntansi). 10(4):2424–2435.doi:10.35870/jemsi.v10i4.2629.
[7] Sondang P. Siagian. (2004). Kerangka Dasar Ilmu Administrasi. Jakarta: Rineka Cipta.
[8] Imran M, Ayu K, Lubis AA. 2021. PENGGUNAAN KOMUNIKASI DIGITAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PELAYANAN KESEHATAN. J. Source. 3(2):120–125.
[9] Junaidi. 2021. Evaluasi Kinerja Pegawai pada Sub Bidang Program dann Pelaporan di Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. J. Ilm. Adm. Negeri. 5(2):22–27.
[10] Lestari AY, Winarsih AS, Jeem YA, Ramadhani TI, Baride WNA. 2023. Profesionalisme Pelayanan Tenaga Kesehatan dalam Mencegah Malpraktek Medik. PengabdianMu J. Ilm. Pengabdi. Kpd. Masy. 8(1):53–64.doi:10.33084/pengabdianmu.v8i1.4058.
[11] Lukito C. 2021. KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI JAMAAH HAJI DI KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN 2019. J. Ilm. Adm. Negera. 5(1):25–29.
[12] Nurhadianthy HA, Anis BJ. 2023. Analisis Kinerja Organisasi Sektor Publik Menggunakan Balanced Scorecard. EKOMABIS J. Ekon. Manaj. Bisnis. 4(01):1–14.doi:10.37366/ekomabis.v4i01.14.
[13] Prihanti R, Widjanarko B, Budiyono. 2022. FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPLEMENTASI PUBLIC SAFETY CENTER (PSC) 119 DI INDONESIA : LITERATUR REVIEW. Media Kesehat. Politek. Kesehat. Makasar. 9(2):356–363.
[14] Rahmawati AD, Suwitri S. 2006. Analisis Kinerja Organisasi Publik Dengan Metode “Balanced Scorecard.” Jiakp. 3(1):78–88.
[15] Ridwan M, Mus’id M. 2019. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Organisasi Sektor Publik (Studi Empiris Pada Dinas-Dinas Di Kota Jambi). J. Ris. Akunt. Terpadu. 12(2):222.doi:10.35448/jrat.v12i2.6164.
[16] Sisy Rizkia P. 2024. Pengaruh Kualitas Pelayanan Rawat Inap dengan Indeks Kepuasan Masyarakat di Puskesmas. J. Penelit. Perawat Prof. 6(1):343–356.
[17] Stadtländer CTK-H. 2009. Qualitative, Quantitative, and Mixed-Methods Research. Microbe Mag. 4(11):485–485.doi:10.1128/microbe.4.485.1.
[18] Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta. hlm. 8.
[19] Syaiful FA, Koswara AY. 2021. Penentuan Prioritas Pengembangan Infrastruktur Wilayah Pesisir Kecamatan Sangatta Utara dan Kecamatan Sangatta Selatan Kabupaten Kutai Timur. J. Tek. ITS. 9(2):161–166.doi:10.12962/j23373539.v9i2.55916.
[20] Viqtrayana IPE. 2021. KENDALA PROVIDER DAN USER DALAM MEMANFAATKAN PROGRAM PELAYANAN KEGAWATDARURATAN PUBLIC SAFETY CENTER (PSC) 119 DI KABUPATEN TABANAN. J. Med. Usada. 4(2):67–79.









