Implementasi Kebijakan Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi (TAKE) Di Kabupaten Siak Tahun 2024 Dalam Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Authors

  • Nadia Marsanda Universitas Riau
  • Agus Mandar Universitas Riau
  • Baskoro Wicaksono Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.31849/s6vxqn61

Keywords:

implementasi kebijakan, ecological fiscal transfer, TAKE

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Implementasi Kebijakan Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi (TAKE) di Kabupaten Siak pada tahun 2024 dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan Teori yang digunakan adalah implementasi kebijakan menurut David Korten (Akib & Tarigan,2008) yang dapat mempengaruhi keberhasilan implementasi yaitu kesesuaian program dengan kelompok sasaran, kesesuaian program dengan organisasi pelaksana dan kesesuaian organisasi pelaksana dengan kelompok sasaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi.

Hasil penelitian dalam Implementasi kebijakan TAKE di Kabupaten Siak pada tahun 2024 dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dilakukan dengan adanya penyesuaian antara program, organisasi pelaksana dan kelompok sasaran (pemanfaat). Implementasi kebijkan TAKE di Kabupaten Siak kepada Kampung dalam merealisasikan program masih memiliki anggaran yang inkonsistensi. Adanya penurunan dan perbedaan sumber dana antara ADK dan DBH DR memperlihatkan eksistensi kebijakan TAKE belum ditopang oleh kerangka fiskal yang konsisten. Kesesuaian pada pemanfaat dalam Implementasi TAKE di tingkat Kampung realitasnya sebagian belum mencerminkan praktik keberlanjutan yang ideal, karena pada pelaksanaannya lebih berorientasi pada pemenuhan administratif dan capaian program jangka pendek. Faktor intenal yang mempengaruhi implementasi kebijakan TAKE pada penelitian ini adalah komitmen organisasi pelaksana, sumber daya manusia dan anggaran. Faktor eksternal yang mempengaruhi adalah keterlibatan dari NGo dan budaya yang ada di masyarakat

References

[1]. Anto, A., Mappasere, F. A., & Chandra, D. (2024). Impacts and Challenges of Implementing Ecological Fiscal Transfers: A Systematic Literature Review of Indonesia’s Policies. Jurnal Public Policy, 10(3), 177. https://doi.org/10.35308/jpp.v10i3.9415

[2]. Aviv, M., Putra, A., Makhya, S., Mukhlis, M., & Rosalia, F. (2023). The Urgency of Ecology-Based Fiscal Transfer Policy Ideas in Lampung Province. 3(4), 414–420.

[3]. Busch, J., Rana, P., & Singh, R. (2020). Did India’s ecological fiscal transfers incentivize state governments to increase their forestry budgets? Environmental Research Communications, 2(3)

[4]. Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

[5]. Firdaus, E., Mardiana, Andrikasmi, S., & Handoko, T. (2024). Siak green policy in environmental political flows in Indonesia: Political policy perspectives, gender mainstreaming and public participation. E3S Web of Conferences, 506, 10–16. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202450602007

[6]. Food and Agriculture Organization. (2020). Global Forest Resources Assessment 2020. Rome: FAO. https://doi.org/10.4060/ca9825en

[7]. G. Guevarrato, G. Gusmansyah, and R. Fitriyani, Buku Panduan Pelembagaan dan Replikasi Transfer Fiskal Berbasis Ekologi (EFT) TAPE dan TAKE, Sekretariat Nasional Forum Indonesia Untuk Transparasi Anggaran, Sept. 2022

[8]. Ghony, M. D. Jenis Penelitian Deskriptif. In Metode Penelitian Kualitatif (p.13). Yogyakarta: Ar-ruzz Media. (2016)

[9]. Hadi Prayitno, K. D. (2019). Analisis Kontribusi Anggaran Daerah Terhadap Pelaksanaan Kebijakan Hijau Di Kabupaten Siak. Ilmiah Manajemen Bisnis Dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi, 10(2), 1125–1137.

[10]. Handoko, T., Syofian, ., & Tinov, M. . T. (2019). Collaborative Governance Dalam Pengendalian Pencemaran Lingkungan Oleh Aktivitas Industri Pada Daerah Aliran Sungai (Das) Siak Di Kota Pekanbaru. Jurnal Administrative Reform, 6(3), 102. https://doi.org/10.52239/jar.v6i3.1904

[11]. Haryanto, J. T. (2015). Studi ecological fiscal transfer sebagai potensi pendanaan lingkungan di daerah. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 18(3), 252-266.

[12]. Intergovernmental Panel on Climate Change. (2021). Climate Change 2021: The Physical Science Basis. Contribution of Working Group I to the Sixth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change. Cambridge: Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781009157896

[13]. Kabullah, M. I. (2022). The innovation of ecological fiscal transfers policy at Siak Regency. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1041(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1041/1/012040

[14]. Mumbunan, S., Ring, I., & Lenk, T. (2012). Ecological fiscal transfers at the provincial level in Indonesia. UFZ Discussion Papers, 6. https://doi.org/10.1111/j.1548-1433.2010.01225.x

[15]. Subhan, M., Meiwanda, G., & Arya Putri, R. (2022). Analisis Peran Stakeholder dalam Program Siak Hijau di Kabupaten Siak. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(22), 439–454. https://doi.org/10.5281/zenodo.7350216

[16]. Wicaksono, B., Marta,A., Febrina,R.,Rafi,M., & Gusmansyah. (2024). Ecological Fiscal Transfer : Kebijakan dan Implementasi untuk Pembangunan Berkelajutan. Penerbit : Asadel Limasindo Teknologi.

[17]. Wicaksono, B., Marta, A., Febrina, R., Rafi, M., Gusmansyah, G., & Hergianasari, P. (2025). Innovation and Collaboration Model Based on Ecological Fiscal Transfer Approach: Case Study on Green Siak Regency Policy Development. E3S Web of Conferences, 611, 1–11. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202561103004

Downloads

Published

2026-01-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Implementasi Kebijakan Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi (TAKE) Di Kabupaten Siak Tahun 2024 Dalam Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. (2026). Jurnal Niara, 18(3), 902-915. https://doi.org/10.31849/s6vxqn61

Most read articles by the same author(s)