Strategi Percepatan Penurunan Stunting oleh Dinas Kesehatan Di Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir

Authors

  • Rosa Kartika Ayu Universitas Riau
  • Umi Oktyari Retnaninggsih Universitas Riau
  • Wazni Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.31849/kt138484

Keywords:

strategi, stunting, sound governance, kondisi sosial dan ekonomi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor apa saja yang menyebabkan stunting dan strategi apa yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir untuk menurunkan prevalensi stunting. Penelitian ini menggunakan pertama, data primer yaitu mengenai tanggapan informan tentang data-data maupun informasi yang diperlukan guna untuk penelitian dengan cara wawancara mendalam, observasi non partisipatif. Kedua, data sekunder adalah literatur, media cetak, buku, peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk melengkapi data primer. Lokasi penelitian di Kecamatan Reteh Kelurahan Pulau Kijang dan Kelurahan Madani. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober, November, Desember 2024 dan Januari 2025. Informan penelitian staff Dinas Kesehatan, Staff  UPT Puskesmas, Kader dan ibu dari anak stunting.

Hasil Penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan adalah Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting dengan mengukuhkan lurah sebagai bapak asuh dan ibu lurah sebagai bunda asuh di tingkat Kelurahan/desa sudah berjalan secara optimal,  kader dan masyarakat merasa terbantu dengan adanya program ini untuk kegiatan Pemberian Makanan Tambahan kepada anak di Posyandu. Strategi yang dibuat melalui 5 strategi menurut Geof Mulgan yaitu (1) tujuan untuk memperbaiki gizi anak dan tumbuh kembang anak, (2) lingkungan terdiri dari lingkungan external dan internal, (3) Arahan meliputi perintah dari atasan, regulasi, dan  koordinasi melalui forum. (4) Tindakan strategi yang di ambil adalah menerapkan program Bapak Bunda asuh dan interfensi Spesifik  (5) Evaluasi dilaksanakan melalui mini lokakarya 3 bulan sekali tingkat kecamatan dan 6 bulan sekali untuk tingkat Kabupaten. Namum, faktor lain yang menyebabkaan terjadinya stunting di Kecamatan Reteh berdasarkan kerangka Sound Governance, kualitas sistem tata kelola ditentukan oleh interaksi dinamis antara sepuluh dimensi. Khususnya pada dimensi proses dan struktur, yang menghambat penurunan stunting di Kelurahan Pulau Kijang dan Madani

References

[1]. Abdussamad, Zuchri Dan Ritmon Amala. 2016. Strategi Pemerintah Daerah Dalam Meningkatkan Kinerja Pelayanan Publik Di Lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Jurnal Manajemen, Xx (02) 262-277

[2]. Agustinova, Danu Eko. 2015. Memahami Metode Penelitian Kualitatif; Teori & Praktik. Calpulus,Yogyakarta

[3]. Anam, Khoirul. 2019. Strategi Pemerintah Dalam Pengembangan Umkm Di Kabupaten Jepara. Journal Of Politic And Government Studier, 8(3) 1-11.

[4]. Apriastini, Ni Komang Tri Dkk. 2024. Stunting Faktor Risiko, Diagnosis, Tatalaksana, Dan Prognosis. Ganesha Medicina Journal, 17-23.

[5]. Ardiansyah, Risnita, Dan M.Syahran Jailani. 2023. Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif Dan Kuantitatif. Jurnal Pendidikan Islam, 1-9.

[6]. Herdiansyah, Hasir. 2015. Wawancara, Observasi Dan Focus Groups Sebagai Instrumen Penggalian Data Kualitatif. Pt. Rajagrafindo Persada, Jakarta.

[7]. Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi. 2017. Buku Saku Desa Dalam Penanganan Stunting. Direktorat Jendral Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Jakarta

[8]. Kumara, Dedek, 2018. Strategi Pemerintah Daerah Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Perpustakaan Daerah Kota Tangerang Selatan, Journal Of Government And Civil Society, 2 (1) 63-87.

[9]. Mardikanto, Totok Dan Soebiato Poerwoko, 2013. Pemberdayaan Masyarakat Dalam Perspektif Kebijakan Publik Edisi Revisi. Alfabeta, Bandung.

[10]. Mandasari N. 2023. Perbandingan Konsep Tata Kelola Pemerintah ; Sound Governance; Dynamic Governance; Dan Open Government. Economics, Busisness, Management Dan Accounting Journal. 3(1)

[11]. Rahayu, Atikah Dkk. 2018. Study Guide-Stunting Dan Upaya Pencegahannya Bagi Mahasiswa Kesehatan Masyarakat. Cv Mine, Yogyakarta

[12]. Rifatul, Qamariah. 2013. Motif Keluarga Dalam Pemenuhan Kebutuhan Psikososial Lansia. (1)3.

[13]. Izzuddin, Riyan, Putra Dan Agus Widiyarta. 2024. Strategi Pemerintah Desaa Dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting Di Desa Sruni Kecamatan Gedagang Kabupateen Sidoarjo. Neoresspublica; Jurnal Ilmu Pemerintahan. 5(2).

[14]. Salmon, Hayati Sofia Dkk. 2022. Strategi Pemerintah Dalam Mengatasi Stunting Di Kabupaten Kepulauan Sangihe (Studi Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Sangihe. Jurnal Governance. I (2)

[15]. Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kebijakan. Alfabeta, Bandung.

[16]. Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Alfabeta, Bandung

[17]. Trihono Dkk. 2015. Pendek (Stunting) Di Indonesia, Masalah Dan Solusinya. Balitbangkes, Jakarta

[18]. Umairi, Arwis Dkk, 2021. Strategi Pemerintah Dalam Meningkatkan Umkm Kota Palembang Di Masa Pandemi Covid-19, Jurnal Pemerintahan Dan Politik, 6 (3

[19]. Wahyuningsih. 2017. Millenium Development Goals (Mdgs) Dan Sustainable Development Goals (Sdgs) Dalam Kesejahteraan Sosial. Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 390-399.

[20]. Wulandary, RD. 2021. Perspektif Sound Governance Dalam Tata Kelola Penempatan Pekerja Migran Indonesia; Kasus Pekerja Perempuan Domestic Woker. Journal Of Governace And Administrative Reform. 2(2)

[21]. Yusnina, Maisyaroh Dkk. 2025. Implementasi Program Bapakk Asuh Anak Stunting Untuk Percepatann Penurunan Stunting Di Kabupaten Tapanuli Utara. Jurnal Pengabdian Masyarakaat Aufa (Jpma)

Downloads

Published

2026-06-28

Issue

Section

Articles

How to Cite

Strategi Percepatan Penurunan Stunting oleh Dinas Kesehatan Di Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir. (2026). Jurnal Niara, 19(2), 361-376. https://doi.org/10.31849/kt138484