WIRAUSAHA MUDA TERDIDIK: MASALAH DAN SOLUSI

  • fatkhurahman fatkhurahman
  • bambang suroto Universitas Lancang Kuning
  • hadiyati hadiyati Universitas Lancang Kuning
Keywords: Kinerja, Wirausaha Muda Terdidik

Abstract

Abstract: Hasil trecer study program studi manajemen Universitas Lancang Kuning  menunjukkan bahwa 30% dari lulusan program studi manajemen berprofesi sebagai wirausaha muda. Sesuai dengan unggulan progam studi manajemen yakni kewirausahaan dan juga learning outcome adalah menghasilkan manajer lini pertama dan wirausaha muda. Maka perlu melihat lebih detail mengenai kemampuan yang dimiliki wirausaha muda tersebut dalam rangka evaluasi program pembelajaran di program studi manajemen dan juga guna pengembangan teori kinerja pengelola usaha dalam menjalankan usahanya. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari penelitian sebelumnya yang mengatakan bahwa motivasi orang tua memilih untuk menguliahkan putra putri mereka ke program studi manajemen sebesar 38,2% menginginkan lulusan menjadi wirausaha yang handal. Sehingga hal ini perlu mendapatkan perhatian dan evaluasi dari lembaga.Penelitian yang digunakan merupakan penelitian survey dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada alumni melalui kuesioner online sebanyak 69 orang dari 214 orang yang diambil secara acak dan data dianalisis dengan analisis deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja wirausaha muda terdidik dengan rata-rata skor mencapai 3,11 masuk dalam kategori cukup baik. Apabila dilihat nilai yang di atas nilai rata-rata pada indikator Kegigihan dalam menghadapi tantangan usaha selama ini, kemudian semangat dalam menjalankan usaha selama ini dan juga kesiapan mental menghadapi persaingan usaha selama ini dan kemampuan berkomunikasi dalam menjalin hubungan dengan mitra usaha. Untuk nilai di bawah rata-rata terletak pada perkembangan usaha selama ini dan dukungan pemerintah selama ini. Ini menunjukkan bahwa usaha yang dijalankan masih belum berkembang dengan baik dan ini menunjukkan kinerja yang masih rendah dan juga berkaitan dengan dukungan pemerintah juga masih kurang. Faktor penghambat kinerja wirausaha muda terdidik tersebut dari jawaban responden berkaitan dengan kondisi tersebut antara lain: kekurangan modal usaha, kemudian kondisi ekonomi masyarakat yang kurang mendukung sehingga daya beli masyarakat menurun dan juga masalah keterampilan berusaha yang dimiliki oleh pengusaha muda dan juga tingkat persaingan yang ketat dan juga kualitas produk layanan yang dihasilkan dalam berusaha dan juga masalah pemasaran dan tempat usaha.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Indarti, N., & Rostiani, R. (2008). Intensi kewirausahaan mahasiswa: Studi perbandingan antara Indonesia, Jepang dan Norwegia. Jurnal ekonomika dan bisnis indonesia, 23(4), 1-27.
Fatkhurahman, (2018) Pengaruh Jiwa Kewirausahaan dan Kemitraan Terhadap Kebijakan Bisnis dan Kinerja Pengelola Serta Dampaknya Pada Keunggulan Bersaing Industri Kecil Makanan di Propinsi Riau. Disertasi(S3) thesis, Unpas.
Lee, J.W. & Tai, S.W., 2011. Motivators And Inhibitors Of Entrepreneurship And Small Business Development.
Lewrick, M. et al., 2011. Education For Entrepreneurship And Innovation : “Management Capabilities For Sustainable Growth And Success.”
Mambula, C., 2010. World Journal of Entrepreneurship , Management and Sustainable Development Article information : World Journal of Entrepreneurship, Management and Sustainable Development Characteristics, 6(3), pp.193–212.
Mokter Hossain, I.K., 2016. Open innovation in SMEs : a systematic literature review. Journal of Strategy and Management, 9(1), pp.58–73.
Mubarik, M.S., Govindaraju, C. & Devadason, E.S., 2016. Human capital development for SMEs in Pakistan : is the “ one- size-fits-all ” policy adequate ?
Pasanen, M., 2006. Multiple entrepreneurship among successful SMEs in peripheral locations.
Taylor, M. et al., 2004. SMEs and e-business. Journal of Small Business and Enterprise Development, 11(3), pp.280–289.
Ven Sriram, T.M., 2010. World Journal of Entrepreneurship , Management and Sustainable Development Article information : Journal of Entrepreneurship, Management and Sustainable Development, 6(4), pp.257–272.
Wahyudi, A. (2014). Analisis strategi peningkatan kinerja wirausaha santri di pondok pesantren Al-Madinah kecamatan Gayamsari kota Semarang (Doctoral dissertation, IAIN Walisongo).
Rakib, M. (2016). Model Komunikasi Wirausaha, Pembelajaran Wirausaha, Sikap Kewirausahaan, dan Kinerja Usaha Kecil. Jurnal Ilmu Pendidikan, 17(2).
Nurhayati, P. (2011). Karakteristik dan Kinerja Wirausaha Wanita pada UKM Agroindustri Perikanan di Kabupaten Sukabumi.
Mopangga, H. (2017). Faktor Determinan Minat Wirausaha Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo. TRIKONOMIKA, 13 (1), 78-90.
Siregar, E. I. 2017. Role Of Dirigen Of Resource Orchestration Anddynamic Capability On Competitive Strategy And Their Implications Toward Competitive Advantageofsoesconstruction Service. IMC 2016 Proceedings, 1(1).
Srihadiastuti, Rida, and Deden Syarif Hidayatullah. "Analisis Penyebab Kegagalan Mendirikan Usaha Baru Pada Para Lulusan Program Wirausaha Baru Jawa Barat Kelas Ide Bisnis." Jurnal Ekonomi Pendidikan dan Kewirausahaan 6.1 (2018): 31-44.
Published
2018-09-30
Section
Articles