PENGARUH PER DAN EV/EBITDA TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN PADA INDUSTRI BARANG-BARANG KONSUMSI DI BURSA EFEK JAKATA

  • dini onasis universitas lancang kuning

Abstract

Abstrak: Penjualan saham di pasar modal merupakan salah satu sumber pendanaan
bagi suatu perusahaan, bagi seorang investor pasar modal merupakan suatu investasi
dalam bentuk saham. Bagi seorang Analisis Saham dan Investor, valuation
memainkan peran yang berarti pada analisis fundamental. Analisis Saham dan
Investor menggunakan valuation untuk menilai suatu perusahaan, dimana valuation
digunakan untuk menentukan harga saham suatu perusahaan under atau overvalued.
PER dan EV/EBITDA merupakan salah satu dari metode valuation yang sering
digunakan oleh analisis dan investor untuk menilai harga saham suatu perusahaan.
Penilitian ini menganalisis PER dan EV/EBITDA dan pengaruhnya terhadap
harga saham 33 perusahaan yang telah tercatat pada industri barang-barang konsumsi
dari tahun 1999 hingga tahun 2001. Variabel yang diteliti adalah PER, EBITDA dan
Harga Saham. Pengujian hipotesis dilakukan dengan Uji F statistik dan Uji t Statistik
pada taraf nyata 5 %.
Hasil uji Simultan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari
seluruh variabel PER dan EV/EBITDA terhadap variabel Harga Saham. Berdasarkan
hasil analisis yang didapat 68,8 % harga saham dapat dipengaruhi oleh PER dan
EV/EBITDA secara bersama-sama. Hasil uji Parsial menunjukkan bahwa terdapat
pengaruh signifikan dari EV/EBITDA terhadap harga saham. Sedangkan variabel
PER tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Algifari (2000), “Analisis Regresi, Teori, Kasus dan Solusi”, edisi ke II.
Damodaran, Aswath (2001). “Corporate Finance, Theory dan Practice”, Secon
Edition.
Damodaran, aswath (2002). Invesment Valuation, Tool, and Techniques for
Determining the Value of Any Asset.
Eduardus, Tandelilin (2001). Analisis Investasi dan Manajemen Portofolio.
Fernandez, Pablo(2002). Valuation using Multiples. How Do Analysts Reach Their
Conclusion ?”, Research Paper No. 450.
Frank J, Fabozzi(1995).“Invesment Management”.
Ferris, Kenneth R, Barbara S. Pecherot Petit (2002). “ Valuation – Avoiding the
Winner’s curse”, Prentice Hall.
Ferry Wong dan Ferdinan Sadeli (2002). “Creative Accounting”. Prospektif, edisi 44.
Vol 4. 16-22 Sept.
Gurajati, Damodar(1999).” Essentials of Econometrics”. Second Edition.
Harrington, R Diana (2001). Corporate Financial Analysis in a Global Enveronment,
6th Edition.
Husein Umar (2002), “ Metode Riset Bisnis”.
Jones, P Charles (1998). “ Invesment ; Analysis and Management”. Sixth edition,
1998.
Kaplan, SN and R.Ruback (1995). “ Valuation of Cash Flow Forecast” : an Emperical
Analysis. Journal of Finance. Vol. 50. September.
Keown, Martin, Pretty, Scott (2001). “Foundation of Finance”. The Logic and
Practice of Financial Management, thirdth edition.
Leopal A. Bernstein and John J wild (1998), “Financial statement Analysis Teory,
Aplication and Interpretation”. Six Edition.
Najib A Gisymar (1999). “ Insider Trading dalam transaksi Efek”.
Palepu H Bernard (2000). “ Business Analysis & Valuation using financial
statement”. Second Edition.
R. Agus sartono (2001),” Manajemen Keuangan”. Edisi 4.
Singgih santoso (2000). SPSS; “ Mengolah Data Statistik Secara Profesional”. Edisi
ke III.
Skousen, K Fred dan Stice (2001). “ Akuntansi Keuangan Menengah”.
Suad Husnan dan Enny Pudjastuti (1998). “Dasar-dasar Teori Portofolio dan Analisis
sekuritas”, Edisi ke II.
Sunariyah (2000). “Pengantar Pengetahuan Pasar Modal”. Edisi ke II.
Standar Akuntansi Keuangan. Ikatan Akuntansi Indonesia.
Published
2016-03-26
Section
Articles
Abstract viewed = 186 times
PDF downloaded = 300 times