Studi Eksperimental Sifat Mekanis Bata Ringan CLC Dengan Penambahan Fly Ash
DOI:
https://doi.org/10.31849/siklus.v10i2.21182Keywords:
Bata ringan, Fly ash, Kuat tekan, Regangan, TeganganAbstract
Bata ringan cellular lightweight concrete (CLC) merupakan alternatif bahan bangunan untuk dinding yang memiliki densitas lebih rendah daripada bata merah, sehingga dapat memperkecil beban yang diterima oleh struktur dan memperkecil dimensi strukturnya. Namun bata ringan memiliki kelemahan rentan rapuh dan patah karena mengandung pori-pori akibat campuran material menggunakan busa dari foam agent. Umumnya bata ringan dibuat dengan menambahkan bahan aditif untuk meningkatkan mutu berdasarkan sifat mekanis kuat tekan, tegangan dan regangannya agar dapat memikul beban yang lebih berat. Salah satunya dengan menggunakan limbah abu terbang (fly ash) yang merupakan hasil pembakaran batu bara. Tujuan dari penelitian adalah untuk menentukan kadar penggunaan fly ash yang optimum dalam menentukan bata ringan dengan kuat tekan maksimum melalui studi eksperimental sifat mekanis bata ringan CLC. Penelitian menggunakan variasi komposisi dengan kadar fly ash sebesar 0%, 5%, 10%, 15%, 20% dan 25% dari berat semen pada sampel kubus dengan panjang sisi 10 cm. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari. Pengujian deformasi (penurunan) dilakukan pada umur 28 hari. Hasil kuat tekan dan penurunan digunakan untuk analisis nilai tegangan dan regangan pada bata ringan. Berdasarkan hasil penelitian variasi fly ash 10% pada umur 28 hari mendapatkan nilai kuat tekan yang paling besar yaitu sebesar 10,20 kg/cm2, penurunan sebesar 9,440 mm, tegangan sebesar 1,20 N/mm2 dan regangan sebesar 0,094. Kesimpulannya yaitu penambahan fly ash 10% dapat meningkatkan nilai kuat tekan bata ringan. Sehingga dapat memberikan rekomendasi kepada produsen bata ringan untuk komposisi campuran bata ringan yang optimal menggunakan fly ash.
References
Anindita, V. M. (2022). Perubahan Sifat Mekanis Bata Ringan CLC Akibat Substitusi Abu Terbang (Fly Ash) Terhadapat Semen, Tugas Akhir, Program Studi Teknik Sipil, Universitas Riau, Pekanbaru. https://digilib.unri.ac.id/index.php/JOMFAPERTA/article/view/11434/index.php?p=show_detail&id=100820
Arita, R., Morishige, N., Sakamoto, I., Imai, N., Shimada, Y., Igaki, M., Suzuki, A., Itoh, K., & Tsubota, K. (2017). Effects of a Warm Compress Containing Menthol on The Tear Film in Healthy Subjects and Dry Eye Patients. Scientific Reports, 7(March), 1–6. https://doi.org/10.1038/srep45848
Ali, D. P. (2023). Studi Eksperimental Penambahan Serat Plastik Polypropylene dan Abu Terbang Terhadap Sifat Mekanis Bata Ringan Celluler Lighweight Concrete, Tugas Akhir, Program Studi Teknik Sipil, Universitas Riau, Pekanbaru. https://digilib.unri.ac.id/index.php/JOMFTEKNIK/article/view/index.php?p=show_detail&id=105806
Badan Standarisasi Nasional. (2018). SNI 8640:2018 Spesifikasi Bata Ringan Untuk Pasangan Dinding. https://www.shorturl.asia/id/v9k1d
Darmawan, M. dan Ain, M. I. M., & Achmad, K. (2019). Penambahan Fly Ash Sebagai Bahan Campuran Beton Normal. Jutateks Jurnal Tugas Akhir Teknik Sipil, 3(1), 75-84. https://ojs.poltekba.ac.id/ojs/index.php/jutateks/article/view/162
Febryandi & Setiawan, R. (2020). Karakteristik Beton Busa Akibat Varisai Foamed dan Substitusi Fly Ash Terhadap Semen. Jurnal Tekno Global, 09(2),72-77. https://doi.org/10.36982/jtg.v9i2.1309
Haryanti, N. H. (2015). Kuat Tekan Bata Ringan dengan Bahan Campuran Abu Terbang PLTU Asam-Asam Kalimantan Selatan. Jurnal Fisika FLUX, 12(1), 20-30. http://dx.doi.org/10.20527/flux.v12i1.1302
Kaselle, H. (2020). Pengaruh Substitusi Fly Ash Terhadap Kuat Tekan dan Penyerapan Bata Beton Ringan Celluler (Celluler Lighweight Concrete). Prosiding 4th Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (pp. 135-139). Ujung Pandang, Indonesia: Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Ujung Pandang. https://jurnal.poliupg.ac.id/index.php/snp2m/article/view/2493
Muhardi. (2016). Karakteristik Abu Terbang dan Abu Dasar dalam Geoteknik. Jurnal Ilmiah APTEK (Aplikasi Teknologi), 8(2), 18-27. https://doi.org/10.30606/APTK.V8I2.848
Muchtar, I. (2021). Perilaku Lentur Balok Hybrid Beton Busa, Tesis, Program Pascasarjan, Universitas Hasanuddin. https://repository.unhas.ac.id/id/eprint/6808/
Monica, T., Suryanita, R., & Maizir, H. (2021). Pengaruh Penggunaan Styrene Butadiene Rubber Latex Terhadap Kuat Tekan Bata Ringan. Journal of Infrastructure and Civil Engginering, 1(1), 35-45. https://doi.org/10.35583/jice.v1i01.6
Rizky, M., Wiswamitra, K. A., & Nurtanto, D. (2022). Perbandingan Metode Pembuatan Beton Geopolymer Terhadap Sifat Mekanik dan Porositas. Siklus : Jurnal Teknik Sipil, 8(1), 136-147. https://doi.org/10.31849/siklus.v8i1.9250
Taufik, H., Kurniawandy, A., & Arita, D. (2017). Tinjauan Kuat Tekan Bata Ringan Menggunakan Bahan Tambah Foaming Agent. Jurnal Saintis, 17(1), 52–62. https://journal.uir.ac.id/index.php/saintis/article/view/1765/1097
Wijaya, R. A., Wijayanti, S., & Astuti, Y. (2021). Fly Ash Limbah Pembakaran Batu Bara Sebagai Zat Mineral Tambahan (Additive) Untuk Perbaikan Kualitas dan Kuat Tekan Semen. Media Komunikasi Teknik Sipil, 27(1), 127-134. https://doi.org/10.14710/mkts.v27i1.31558
Zainuri, Yanti, G., & Megasari, S. W., (2018). Optimasi Metode Pemisahan Serat Pelepah kelapa Sawit Terhadap Kuat Tekan Bata Ringan. Siklus : Jurnal Teknik Sipil, Vol 4. https://doi.org/10.31849/siklus.v4i2.1186



_.jpg)

