Flood Disaster Mitigation In East Bolaang Mongondow Through Participatory Mapping Geographic Information System

Mitigasi Bencana Banjir Di Bolaang Mongondow Timur Melalui Pemetaan Partisipatif Sistem Informasi Geografis

Authors

  • Aprianto Sabihi* Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Sri Mariyati Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Fitryane Lihawa Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Nawir Sune Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Nurfaika Nurfaika Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Siskawati Noi Universitas Negeri Gorontalo Author

DOI:

https://doi.org/10.31849/dinamisia.v9i6.27703

Keywords:

Daerah Rawan Banjir, SIG, Bolaang Mongondow Timur

Abstract

Kabupaten Bolaang Mongondow Timur terletak di Provinsi Sulawesi Utara memiliki tingkat kerawanan banjir yang cukup tinggi akibat kondisi fisik wilayah berupa dataran rendah, aliran sungai, serta curah hujan yang tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan dalam pemetaan daerah rawan banjir berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan perencanaan mitigasi bencana. Metode kegiatan meliputi pelatihan penggunaan SIG, pendampingan analisis spasial, serta penerapan metode skoring dan overlay dengan menggunakan parameter kemiringan lereng, curah hujan, penggunaan lahan, dan jenis tanah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat tiga kelas kerawanan banjir, yaitu tidak rawan seluas sekitar 69,41 Ha, cukup rawan seluas 155,96 Ha, dan sangat rawan seluas 15,18 Ha. Desa Buyat Tengah dan Togid teridentifikasi sangat rawan banjir, sedangkan Desa Kotabunan cukup rawan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemanfaatan SIG efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kapasitas masyarakat dalam mitigasi banjir

References

Agusman, R., Hanca Hayana, N., & Stiano, D. D. (2023). Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk pemetaan tingkat rawan longsor menggunakan metode skoring dan overlay di Kabupaten Serang, Banten. Jurnal Sains Geografi, 1(2). https://doi.org/10.2210/jsg.vx1ix.xxx

Agustaman, R., Kasim, M., & Hutagalung, R. (2022). Aplikasi Sistem Informasi Geografis Dalam Pemetaan Zonasi Rawan Banjir Kecamatan Monano Kabupaten Gorontalo Utara. Journal of Applied Geoscience and Engineering, 1(2), 93–106. https://doi.org/10.34312/jage.v1i2.17345

A.R. Maulana, “Pengantar Sistem Informasi Geografis Sejarah, Definisi dan Konsep Dasar by Rolly Maulana Awangga.pdf.” p. 218, 2019. [Online]. Available: https://www.google.co.id/ books/edition/Pengantar_sistem_informasi_geografis/4OiLDwAAQBAJ?hl=id &gbpv=1&dq= Atribut+tabel+QGIS&pg=PA183&printsec=frontcover

Asdak, 1995. Hidrologi dan Pengolahan Daerah Aliran Sungai. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta

Darmawan, K., & Suprayogi, A. (2017). Analisis Tingkat Kerawanan Banjir Di Kabupaten Sampang Menggunakan Metode Overlay Dengan Scoring Berbasis Sistem Informasi Geografis. In Jurnal Geodesi Undip Januari (Vol. 6, Issue 1).

Fakhryza N., H dan Hasti W. (2019). Risiko Kawasan Longsor Dalam Upaya Mitigasi Bencana Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Jurnal Pondasi. Vol 24 No 1 Tahun 2019

Harto, BR.S. (1993). Analisis Hidrologi. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Haryani, N. S., A. Zubaidah, D. Dirgahayu, H. F. Yulianto, dan J. Pasaribu. (2012). Model Bahaya Banjir Menggunakan Data Penginderaan Jauh Di Kabupaten Sampang. Jurnal Penginderaan Jauh. No. 1. Vol. 9. Hal. 52-66.

Pemerintah Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 66.

Rahmad, R., Suib, S., & Nurman, A. (2018). Aplikasi SIG Untuk Pemetaan Tingkat Ancaman Longsor Di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Majalah Geografi Indonesia, 32(1), 1. https://doi.org/10.22146/mgi.31882

Rusdiyanto, R. (2017). Sistem informasi goegrafis pemetaan fasilitas umum di kecamatan lubuklinggau utara 1 kota lubuklinggau. JUTIM (Jurnal Teknik Informatika Musirawas), 2(2), 99–105. https://doi.org/10.32767/JUTIM.V2I2.153

Ruth, M. T., Linda T., & Vicky. M. (2020). Kajian Pemanfaatan Lahan Pada Daerah Rawan Bencana Longsor Di Kecamatan Wanea Kota Manado. Jurnal Spasial Vol 7. No. 3, 2020 ISSN 2442-3262

Seprianto, M., Anggo, M., Harudu, L., & Aldiansyah, S. (2024). Pemetaan Daerah Potensi Rawan Banjir Menggunakan Metode Overlay. Vol 9 No (4).

Suliamin, K., Muhammad H., La Arifin., & Andri, E. S. (2019). Kesesuaian Pemetaan Daerah Potensi Rawan Banjir Metode Overlay Dengan Kondisi Sebenarnya Di Kota Kendari. Jurnal Tunas Geografi Vol. 08 No. 02 2019. http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/tgeoe-ISSN

Tanesib, J., & Warsito, A. (2018). Pemetaan Daerah Rawan Banjir Dengan Penginderaan Jauh Dan Sistem Informasi Geografis Di Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Taufik, M., & Rahman, I. W. (2017). Pemetaan Daerah Rawan Banjir (Studi Kasus: Banjir Pacitan Desember 2017).

Theml, S. (2008). Katalog Methodologi Penyusunan Peta Geo Hazard dengan GIS. Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD-Nias. Banda Aceh.

Yulita, F. (2024). Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Geografis Pemetaan Daerah Rawan Bencana Banjir Pada Dinas Sosial Kota Jambi. Jurnal Informatika Dan Rekayasa Komputer (JAKAKOM), 4(2). https://doi.org/10.33998/jakakom.v4i2

Downloads

Published

2025-12-22

How to Cite

Flood Disaster Mitigation In East Bolaang Mongondow Through Participatory Mapping Geographic Information System: Mitigasi Bencana Banjir Di Bolaang Mongondow Timur Melalui Pemetaan Partisipatif Sistem Informasi Geografis. (2025). Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(6), 1822-1836. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v9i6.27703

Similar Articles

1-10 of 125

You may also start an advanced similarity search for this article.