Pola Penguasaan Lahan Pertanian Dan Kaitannya Dengan Pendapatan Usahatani Padi Sawah Nagari Sungai Sariak Kecamatan VII Koto Kabupaten Padang Pariaman
DOI:
https://doi.org/10.31849/bh06wn15Keywords:
Penguasaan lahan, padi sawah, luas, status, usahatani, pendapatan.Abstract
Penelitian bertujuan untuk mengetahui penguasaan lahan pertanian di Nagari Sungai Sariak, mengetahui pendapatan usahatani padi sawah di Nagari Sungai Sariak dan mengetahui hubungan penguasaan lahan pertanian terhadap pendapatan usahatani padi sawah di Nagari Sungai Sariak. Penelitian dilakukan dengan metode wawancara dan pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan penguasaan lahan di Nagari Sungai Sariak berupa penguasaan lahan milik sendiri dan penguasaan lahan bukan milik sendiri berupa bagi hasil dan sewa. Pendapatan usahatani tertinggi berada pada penguasaan lahan sewa dan terendah berada pada penguasaan lahan bagi hasil. Penguasaan lahan milik sendiri banyak mengeluarkan biaya produksi sedangkan penguasaan lahan sewa paling sedikit mengeluarkan biaya produksi. Hubungan status penguassaan lahan pertanian dengan pendapatan usaha tani memiliki korelasi positif dengan kekuatan hubungan sedang, semakin besar penguasaan lahan maka pendapatan usahatani semakin meningkat
References
[1] Ainurrahma, A. N. N. (2018). Analisis Kesejahteraan Petani: Pola Penguasaan Lahan di Kabupaten Lamongan. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan, Vol 7 No 2, 102-117
[2] Bahri, S. 2018. Analisis Peran Sektor Pertanian Terhadap Perekonomian Kabupaten Sragen Tahun 1999-2014. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
[3] BPS. 2014. Hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2013 Dan Survei Pendapatan Rumah Tangga Usaha Pertanian 2013. Berita Resmi Statistik No.54/07/ Th. XVII, 1 Juli 2014, 1-12
[4] Fauzi, Darsono, Sutrisno. 2022. Analisis Kontribusi Sektor Pertanian Dalam Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Jawa Barat. Proceedings Series On Physical & Formal Sciences, 4, 146–152.
[5] Firmanto, B.H. 2011. Sukses Bertanam Padi Secara Organik. Bandung : Angkasa Bandung.
[6] Hadiana M.H. 2017. Optimizing Farm Inputs of Maize Silage Production Integrated with Small Scale Dairy Farming. International Seminar on Tropical Animal Production (ISTAP). Hal. 598-603.
[7] Harianto. 2008. Peranan Pertanian dalam Ekonomi Pedesaan. Jurnal Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan IPB, 1
[8] Hayami Y, Otsuka K. 1993. The economics of contract choice: an agrarian perspective. Economics, Agricultural and Food Sciences.
[9] Gusti, I. M. 2021. Pengaruh Umur, Tingkat Pendidikan dan Lama Bertani terhadap Pengetahuan Petani Mengenai Manfaat dan Cara Penggunaan Kartu Tani di Kecamatan Parakan. Jurnal Litbang Provinsi Jawa TengahVol. 19, No. 2, Desember 2021, 209 -221.
[10] Mahananto, S. S. 2009. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Padi Studi Kasus di Kecamatan Nogosari, Boyolali, Jawa Tengah. Wacana Vol. 12 No.1 Januari 2009, 179-191.
[11] Manatar, Loah dan Mandei. 2017. Pengaruh Status Penguasaan Lahan Terhadap Pendapatan Petani Padi Di Desa Tumani, Kecamatan Maesaan, Kabupaten Minahasa Selatan. Agri-SosioEkonomi Unsrat, ISSN 1907– 4298, Volume 13 Nomor 1, Januari 2017 : 55 -64 , 55 -64.
[12] Mudakir B. 2011. Produktivitas Lahan dan Distribusi Pendapatan Berdasarkan Status Penguasaan Lahan pada Usahatani Padi (Kasus di Kabupaten Kendal, Propinsi Jawa Tengah). Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan, 1.
[13] Mubyarto. 2006. Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial.
[14] Mufti, D. Z. (2017). Penguasaan Lahan Usahatani Padi Sawah Dan Hubungannya Dengan Tingkat Pemiskinan Di Desa Padang Mutung Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar. Jurnal Agribisnis Vol 19 No. 1 Juni 2017 ISSN P: 1412-4807 ISSN O: 2503-4375, 26.
[15] Mulyoutami, E. 2015. Gender roles and knowledge in plant species selection and domestication: a case study in South and Southeast Sulawesi. International Forestry Review Vol.17(S4), 2015, 99-111









