Analisis Fungsi Kelompok Wanita Tani Pengolahan Hasil Pertanian di Kabupaten Pasaman
DOI:
https://doi.org/10.31849/53kw5v77Keywords:
Fungsi Kelompok KWT, Pengolahan Hasil PertanianAbstract
Penelitian ini mengkaji tentang analisa fungsi kelompok wanita tani di Kabupaten Pasaman. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus sampai Oktober 2024 pada kelompok wanita tani pengolahan hasil pertanian. Tujuan penelitian ini adalah : (1) Menganalisis pelaksanaan fungsi KWT pengolahan hasil pertanian di Kabupaten Pasaman, dan (2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi fungsi KWT pengolahan hasil pertanian di Kabupaten Pasaman. Penelitian ini menggunakan survey dengan pendekatan kuantitatif dalam pengumpulan data dari populasi semua anggota kelompok KWT pada 10 (sepuluh) KWT pengolahan hasil pertanian di kabupaten Pasaman. Adapun alat yang digunakan untuk tujuan pertama penelitian ini diperoleh dari hasil perhitungan skor total nilai yang dijawab responden dibagi dengan total nilai maksimal kuisioner dikali 100% dengan rincian sebagai berikut : (1) sangat rendah (1-25), rendah (26-50), sedang (51-75), dan tinggi (76-100). Sedangkan analisis untuk tujuan penelitian kedua adalah Partial Least Squarw (PLS). Hasil Penelitian pada tujuan pertama menunjukkan bahwa pelaksanaan fungsi KWT pengolahan hasil pertanian di Kabupaten Pasaman dinilai berada pada kriteria tinggi 69,8% untuk wahana belajar, wahana kerjasama dengan kriteria tinggi 61,4%, unit produksi dengan kriteria sedang, 45,8% dan unit usaha 52,1% dengan kriteria tinggi. Hasil penelitian pada tujuan kedua menunjukkan bahwa faktor – faktor yang berpengaruh terhadap fungsi KWT pengolahan hasil pertanian di Kabupaten Pasaman meliputi : karakteristik responden/KWT (pengalaman berusahatani), peran penyuluh (inisiator), dukungan pasar (permintaan produk), dan dinamika kelompok (struktur kelompok).
References
[1] BPS] Badan Pusat Statistik Kabupaten Pasaman. 2023. Statistik Daerah Kabupaten Pasaman 2023. BPS Kabupaten Pasaman. 44 hal
[2] ___________________________________________.2023. Kabupaten Pasaman Dalam Angka 2023. BPS Kabupaten Pasaman. 427 hal
[3] ___________________________________________.2023. Hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2023 Tahap I Kabupaten Pasaman. BPS Kabupaten Pasaman. 70 hal
[4] [Deptan] Departemen Pertanian. 1997. Pedoman Pembinaan Kelompok Tani Nelayan.
[5] __________________________. 2009. Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian. Modul Pembekalan Bagi THL-TB Penyuluh Pertanian 2009. Departemen Pertanian Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian, Jakarta
[6] [Permentan] Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pembinaan Kelompok Tani dan Gabungan Kelompok Tani
[7] [Perpres] Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2022 Tentang Penguatan Fungsi Penyuluh Pertanian
[8] [UU] Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2006 Tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan
[9] Abdullah, A.A., Rahmawati, D., Panigoro, M.A., Syukur, R.R., dan Khali, J. 2021. Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Meningkatkan Partisipasi Petani di Desa Ilomangga Kecamatan Tabongo. Jurnal Agrinesia 5 (2) : 148-154
[10] Alam, S., Hadi, R., dan Kurniawan, E. 2012. Peran Informasi Pasar dalam Keputusan Petani untuk Menentukan Produksi Pertanian. Jurnal Ekonomi Pertanian, 21(4), 112-123.
[11] Aminah, S. 2015. Pengembangan Kapasitas Petani Kecil Lahan Kering untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan. Jurnal Bina Praja 7 (3) : 197-210
[12] Anantanyu, S. 2011. Kelembagaan Petani: Peran dan Strategi Pengembangan Kapasitasnya. Jurnal SEPA 7 (2) : 102-109
[13] Afeanpah, F., Sinu, I, Selfius., Nainiti, P.N. 2022. Kedinamisan Anggota Kelompok Tani Dalam Berusahatani Di Desa Baumata Timur Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang. Buletin Ilmiah IMPAS 23 (2) : 123-136
[14] Anwarudin, O., Fitriana, L., Defriyanti, W.T., Permatasari, P., Rusdiyana, E., Zain, K.M., Nurjannah, E., Sugiarto, M., Nurlina, dan Haryanto, Y. 2021. Sistem Penyuluhan Pertanian.Yayasan Kita Menulis.164 hal
[15] Arifin, B. 2003. Pembangunan Pertanian (Buku Ajar). Lampung. Universitas Lampung.









