Analisis Kuat Geser Tanah Kohesif Menggunakan Berbagai Geosintetik

Authors

  • Lusi Dwi Putri Program Studi Doktor Teknik Sipil, Universitas Andalas, Padang, Indonesia
  • Abdul Hakam Program Studi Doktor Teknik Sipil, Universitas Andalas, Padang, Indonesia
  • Rendy Thamrin Program Studi Doktor Teknik Sipil, Universitas Andalas, Padang, Indonesia
  • Yossyafra Yossyafra Program Studi Doktor Teknik Sipil, Universitas Andalas, Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31849/siklus.v11i1.26906

Keywords:

Indeks plastisitas, Kohesi antar muka, Lempung, Sudut gesek, Tanah dasar

Abstract

Kategori tanah dasar yang tidak memadai seperti lempung yang memiliki kuat geser rendah dapat menyebabkan kerusakan bagi konstruksi, sehingga perlu diberi perkuatan salah satunya adalah dengan diperkuat geosintetik. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis kekuatan tanah yang diperkuat dengan geosintetik terhadap gaya geser. Geosintetik yang digunakan adalah geotekstil jenis woven, geotekstil non-woven dan geogrid. Prosedur yang digunakan adalah pengujian fisik tanah serta pengujian geser langsung. Tanah lempung yang digunakan berasal dari Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Lempung yang diuji dikategorikan sebagai lean clay anorganik (CL) dengan plastisitas sedang. Kadar air sebesar 26,25%, batas cair sebesar 41,54%, batas plastis sebesar 21,54%, berat jenis sebesar 2,653, berat isi sebesar 18,69 kN/m³ dan indeks plastisitas sebesar 20,0%. Sudut gesek internal sebesar 2,66 dan kohesi sebesar 0,42. Sudut gesekan tanah dan geosintetik dari uji geser langsung laboratorium, tanah dengan geotekstil woven ϕ = 30,780°, dan kohesi antarmuka (ca) adalah 0,1309 kg/cm2, tanah dengan geotekstil non-woven ϕ = 37,26°, dan kohesi antarmuka (ca) adalah 0,4332 kg/cm2, tanah dengan geogrid ϕ = 44,330° dan kohesi antarmuka (ca) adalah 0,5929 kg/cm2. Hasil pengujian menyimpulkan bahwa geogrid memberikan nilai kohesi antar muka dan kekuatan geser yang lebih besar dibandingkan geotekstil karena mekanisme interlock (saling mengunci) partikel tanah ke dalam jaring-jaring geogrid lebih efektif dibandingkan hanya dengan kontak gesekan pada geotekstil.

References

Altay, G., Kayadelen, C., Taskiran, T., Bagriacik, B., & Toprak, O. (2021). Frictional Properties Between Geocells Filled With Granular Material. Revista de La Construccion, 20(2), 332–345. https://doi.org/10.7764/RDLC.20.2.332

Borges, J. L., & Gonçalves, M. S. (2016). Jet-grout Column-reinforced Soft Soils Incorporating Multilayer Geosynthetic-reinforced Platforms, Soils Foundations, 56(1), 57–72. https://doi.org/10.1016/j.sandf.2016.01.005

Frankowska, K. K., & Kulczykowski, M. (2022). Laboratory Testing and Theoretical Modeling of Deformations of Reinforced Soil Wall. Applied Sciences (Switzerland), 12(14), 1-20. https://doi.org/10.3390/app12146895

Hausmann, M. R. (1990). Engineering Principles of Ground Modification. Mc.Graw-Hill Book Co. https://archive.org/details/engineeringprinc0000manf

Jafari, M. M., Jahandari, S., Ozbakkaloglu, T., Rasekh, H., Jahed Armaghani, D., & Rahmani, A. (2023). Mechanical Properties of Polyamide Fiber-Reinforced Lime–Cement Concrete. Sustainability (Switzerland), 15(15), 1-19. https://doi.org/10.3390/su151511484

Khalid, B., & Alshawmar, F. (2024). Comprehensive Review of Geotechnical Engineering Properties of Recycled Polyethylene Terephthalate Fibers and Strips for Soil Stabilization. Polymers, 16(13), 1-31. https://doi.org/10.3390/polym16131764

Koerner, R. M. (2005). Designing With Geosynthetics (5th ed). Pearson Prentice Hall. https://www.scribd.com/document/759406430

Listyawan, A. B., Susanto, A., Sugiyatno, Wiqoyah, Q., & Muliawan, L. S. (2024). Bearing Capacity of Soft Clay Reinforced by Geotextile and Woven Bamboo. E3S Web of Conferences, 517. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202451712004

Mangininsih, S. L., Praja, N. K., Hasria, & Azhar, A. (2023). Pemetaan Lapisan Tanah Menggunakan Data Mikrotremor HVSR Dan Dampaknya Terhadap Daya Dukung Tanah Di Kawasan Kota Kendari. Jurnal Geologi Dan Sumberdaya Mineral, 24(1), 51–58. https://doi.org/10.33332/jgsm.geologi.v24i1.724

Marsindi, D., Simatupang, M., & Kadir, A. (2023). Pengaruh Curing Time Dan Derajat Kejenuhan Terhadap Kuat Tekan Bebas Dan Kuat Tarik Belah Pada Campuran Pasir Dan Fly Ash. Stabilita, Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 10(3), 116-123. https://doi.org/10.55679/jts.v10i3.31247

Mazni, D. I., Hakam, A., Tanjung, J., Ismail, F. A., & Yossyafra, Y. (2023). Sudut Sudut Kelongsoran Tanah Pasir di Belakang Dinding Penahan Tanah Segmental. Siklus: Jurnal Teknik Sipil, 9(2), 164–175. https://doi.org/10.31849/siklus.v9i2.15869

Moayed, R. Z. & Nazari, M. (2011). Effect of Utilization of Geosynthetic on Reducing the Required Thickness of Subbase Layer of a Two Layered Soil. World Academy of Science, Engineering and Technology, 73, 963–967. https://www.researchgate.net/publication/286928187

Predana, I. M. A. (2024). Perbandingan Parameter Kuat Geser Tanah Berdasarkan Korelasi Hasil Penyelidikan Lapangan Dengan Uji Laboratorium. KoNTekS, 1(6), 1375-1383. https://doi.org/10.62603/konteks.v1i6.128

Putra, P. A. A. C., Sinarta, I. N., & Nudja I. K. S. (2023). Kajian Penurunan Fondasi Rakit Di Atas Tanah Lempung Berpasir Di Gedung Ditreskrimsus Polda Bali. Jurnal Ilmiah Mitsu (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja), 11(2), 45–50. https://doi.org/10.24929/ft.v11i2.2091

Quintana, H. A. R., Gomez, W. D. F., & Noguera, J. A. H. (2013). Influencia de la Rigidez de la Subrasante y las Capas Granulares sobre la Vida a Fatiga de Mezclas Asfálticas. Influence of Subgrade and Unbound Granular Layers Stiffness on Fatigue Life of Hot Mix Asphalts – HMA. TecnoLógicas, 31, 53–72. https://dialnet.unirioja.es/servlet/articulo?codigo=4755858

Safi’i, A. D., Candra, A. I., Altara, J. E., Oktaviadi, M. R., K, M. A. D., Mahardika, R., & Aditia, T. S. (2023). Penesntuan Karakteristik Tanah Desa Ngasem Dengan Metode ASTM. Jurnal Komposit, 7(1), 85–92. https://doi.org/10.32832/komposit.v7i1.9196

Soehardi, F., & Putri, L.D. (2017). Pengaruh Waktu Pemeraman Stabilisasi Tanah Menggunakan Kapur Terhadap Nilai CBR. Siklus : Jurnal Teknik Sipil, 3(1), 1-9. https://doi.org/10.31849/siklus.v3i1.364

Soehardi, F., Buulolo, D. C., & Putri, L. D. (2023). Pemanfaatan Abu Ampas Tebu Dan Kapur Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Lempung Terhadap Nilai Kuat Geser. Juteks Jurnal Teknik Sipil, 8(2), 76-79. https://doi.org/10.32511/juteks.v8i2.1014

Srihandayani, S., Putri, D., Kurniasih, N., & Putri, L. D. (2018). Bearing Capacity of Floating Foundations Used PVC (Poly Vinyl Chloride) on Soft Soil With The Scale Model in The Field. International Journal of Engineering & Technology, 7(2), 84-87. http://dx.doi.org/10.14419/ijet.v7i2.5.13957

Susanto, S. T., Rahardjo, P. P., & Karlinasari, R. (2024). Studi Kuat Geser Tanah Timbunan Yang Dipadatkan Dengan Cara Kompaksi Statik Dan Kompaksi Dinamik Pada Tanah Vulkanik. Jurnal Aplikasi Teknik Sipil, 22(2), 139-146. https://doi.org/10.12962/j2579-891x.v22i2.18715

Tobing, B.C.L, Suroso, & Zaika, Y. (2014). Pengaruh Lama Waktu Curing Terhadap Nilai CBR Dan Swelling Pada Tanah Lempung Ekspansif Di Bojonegoro Dengan Campuran 15 % Fly Ash. Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil, 1(2), 500–509. https://sipil.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jmts/article/view/85

Uge, B. U. (2017). Performance, Problems and Remedial Measures for Roads Constructed on Expansive Soil in Ethiopia – A Review. Civil and Environmental Research, 9(5), 28–37. https://www.iiste.org/Journals/index.php/CER/article/view/36821

Zai, E. C., & Prihatiningsih, A. (2024). Analisis Daya Dukung Dan Penurunan Tiang Pada Batuan Lempung Dengan Berbagai Diameter. JMTS Jurnal Mitra Teknik Sipil, 7(1) 99–106. https://doi.org/10.24912/jmts.v7i1.24959

Zhao, Y., Lu, Z., Liu, J., Ye, L., Xu, W., & Yao, H. (2023). Effect of Cohesion of Infill Materials on The Performance of Geocell-Reinforced Cohesive Soil Subgrade. Geomechanics and Engineering, 33(3), 301–315. https://doi.org/10.12989/gae.2023.33.3.301

Downloads

Published

2025-04-30

How to Cite

Analisis Kuat Geser Tanah Kohesif Menggunakan Berbagai Geosintetik. (2025). Siklus : Jurnal Teknik Sipil, 11(1), 23-35. https://doi.org/10.31849/siklus.v11i1.26906

Similar Articles

21-30 of 67

You may also start an advanced similarity search for this article.