KAJIAN PEMANFAATAN LIMBAH SERAT DAUN NANAS PADA KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR BETON

  • Gusneli Yanti Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning
  • Zainuri Z Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning
  • Shanti Wahyuni Megasari Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning
Keywords: Beton, Kuat lentur, Kuat tekan, Serat daun nanas

Abstract

Perkembangan tanaman buah di Provinsi Riau semakin meningkat setiap tahunnya, khususnya pada tanaman buah nanas. Namun dengan meningkatnya produksi buah nanas, maka juga akan meningkatkan limbah daun nanas. Untuk dapat memberikan nilai tambah terhadap limbah buangan tersebut, maka daun nanas yang diolah menjadi serat untuk bahan tambah pada beton. Maka  diperlukan penelitian untuk untuk untuk mengkaji pemanfaatan serat nanas terhadap kekuatan tekan beton dan kekuatan lentur beton. penelitian dilakukan dengan memberikan variasi penambahan serat daun nanas sebesar 0%, 1%, 3%, 5% dan 7% terhadap berat semen pada mutu beton K-225. Jumlah sampel pada setiap penambahan serat sebanyak 3 sampel dan total sebanyak 30 sampel. Hasil pengujian statistik dengan menggunakan Analisis Varians (Analysis of Variance - ANOVA) mmenyatakan bahwa terdapat interaksi atau perlakuan yang sangat nyata antara kuat lentur beton dengan penambahan serat daun nanas namun tidak diperoleh pengaruh atau tidak terdapat interaksi terhadap kuat tekan dengan panambahan serat daun nanas. Terjadi peningkatan nilai kuat tekan dan kuat lentur pada mutu beton K-225. Kuat tekan dan kuat lentur tertinggi diperoleh pada penambahan 5% serat daun nanas yaitu sebesar 267,00 kg/cm2 untuk kuat tekan dan 41,61 kg/cm2 untuk kuat lentur

Downloads

Download data is not yet available.

References

Firman, S. H., Muris, & Subaer. (2015). Studi sifat mekanik dan morfologi komposit serat daun nanas- epoxy ditinjau dari fraksi massa dengan orientasi serat acak. Jurnal Sains Dan Pendidikan Fisika, 11(2), 185–191.
Hidayat, P. (2008). Teknologi pemanfaatan serat daun nanas sebagai alternatif bahan baku tekstil. Teknoin, 13(2), 31–35.
Sahrudin, & Nadia. (2016). Pengaruh Penambahan Serat Sabut Kelapa Terhadap Kuat Tekan Beton. Konstruksia, 7(2), 13–20.
SNI. (2011a). SNI 03- 1974- 2011: Cara Uji Kuat Tekan Beton dengan Benda Uji Silinder. Jakarta: BSN.
SNI. (2011b). SNI 03- 4431- 2011 ; Cara uji kuat lentur beton normal dua titik pembebanan. Jakarta: BSN.
Wijoyo, Purnomo, C., & Nurhidayat, A. (2011). Optimasi Kekuatan Tarik Serat Nanas ( ananas comous l. merr ) sebagai Alternatif Bahan Komposit Serat Alam. Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi, 2(2009), 153–158.
Yanti, G., Zainuri, Z., & Megasari, S. W. (2019). Analisis penambahan cocofiber pada campuran beton. Seminar Nasional Pakar Ke 2 Tahun 2019, Buku 1 : Sains Dan Teknologi, 1(2018), 1–6.
Zainuri, Yanti, G., & Megasari, S. W. (2018). Optimasi Metode Pemisahan Serat Pelepah Kelapa Sawit Terhadap Kuat Tekan Bata Ringan. Siklus : Jurnal Teknik Sipil, 4(2), 80–90. https://doi.org/10.31849/siklus.v4i2.1186
Published
2019-11-06
How to Cite
Yanti, G., Z, Z., & Megasari, S. W. (2019). KAJIAN PEMANFAATAN LIMBAH SERAT DAUN NANAS PADA KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR BETON . Siklus : Jurnal Teknik Sipil, 5(2), 79-86. https://doi.org/10.31849/siklus.v5i2.3242
Section
Articles
Abstract viewed = 1229 times
pdf downloaded = 958 times