PENERAPAN ASSERTIVE TRAINNING (AT)/ PERILAKU ASERTIF PADA PENYALAHGUNA NAPZA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA PEKANBARU

  • Usraleli Usraleli Poltekkes Kemenkes Riau
  • Masnun Poltekkes Kemenkes Riau
  • Magdalena Poltekkes Kemenkes Riau
Keywords: Penerapan, Assertive Trainning, prilaku asertif penyalahguna NAPZA

Abstract

Pemakaian NAPZA menjadi style (gaya hidup orang sukses) dan mekanisme koping dalam mengatasi stres dan frustasi menghadapi kehidupan serba canggih dan cepat. NAPZA adalah bahan/zat yang mempengaruhi kondisi kejiwaan/psikologi seseorang (pikiran, perasaan dan perilaku) serta dapat menimbulkan ketergantungan.  Bila pemakaian NAPZA di luar dari kepentingan medis dimulai dari tahap coba-coba hingga ketergantungan karena bertentangan dengan  UU No 35  tahun 2009 tentang narkotika  dan UU No 5 tahun 1997 tentang psikotropika. Tujuan penelitian ini untuk  mengidentifikasi pengaruh Thought Stopping terhadap proses pikir  penyalahguna NAPZA di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Pekanbaru. Manfaat penelitian ini adalah menjadi evidence base dalam pembinaan khususnya penerapan Assertive Trainning (AT)/Perilaku Asertif pada Penyalahguna NAPZA  di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru. Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru pada bulan Mei-Juli 2019 dengan jumlah sampel 33 responden. Metodologi yang digunakan adalah di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru. Hasil pengabdian Masyarakat warga binaan  dalam melakukan Assertive Trainning pada sesi  1 dan sesi 2 adalah termasuk kategori sudah terlatih, sesi 3 dan sesi 4 adalah termasuk kurang mampu atau kurang terlatih dan sesi 5 adalah termasuk agresif

Downloads

Download data is not yet available.

References

Catio, M. (2006), Pencegahan dan Penanggulangan Penyelahgunaan Narkoba, Jakarta
Departemen Kesehatan RI, Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta
Departemen Kesehatan RI, Undang-undang Republik Indonesia nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika. Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta
Fachril, (2007). Narkoba, mengenal untuk menangkal. Bandung; CV Sarana
Penunjang Pendidikan.
Frisch, N.C & Frisch, L.E (2006). Psychiatric Mental Health Nursing. (3th ed), Thomson Delman Learning
Geraldine, M. (2010) Learning the Language of Addiction Conseling. (3th ed), Canada
Hamid, A.Y., Keliat, B.A., (1995) Panduan Relaksasi dan Reduksi Stres, Edisi Ketiga, Jakarta: EGC
Jaji. (2009). Hubungan Faktor Sosial dan Spiritual dengan Resiko Penyalahgunaan NAPZA pada Remaja SMP dan SMA di Kota Palembang. Jakarta : FK UI

Joewana, S. (2005). Gangguan Mental dan Perilaku Akibat Penggunaan Zat Psikoaktif: Penyalahgunaan NAPZA/Narkoba (edisi 2), Jakarta: EGC

Kaplan & Sadock. (2010). Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Edisi 2. Jakarta : EGC
Levy, M.S. (2008). Listening to Our Client: the Prevention of Relapse. Journal of psikoactif Drugs, 40, 167 -172
Ma’aruf, S. (2006). Pencegahan Narkoba dari Keluarga Hingga Masyarakat dari Pusat hingga Daerah, Majalah bulanan narional, 08 (IV), 34-47
Mardani. (2008). Penyalahgunaan Narkoba dalam Perspekif Hukum Islam dan Hukum Pidana Nasional. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Martono, L.H & Joewana, S. (2006). Masa Remaja Cenderung Rawan Menggunakan Narkoba. Sadar Aware & Care, Majalah bulanan narkotika nasional. 08 (IV), 34-37
Mohr, W.K., (2006), Psychiatric Mental Health Nursing, Sixth Edition. Lippincott Williams & Wilkins
Muchtar. (2005). Matikan Rokok Hidupkan Semangat Menuju Jalan Sehat Bermakna, Bandung: Amanah Publishing House
Nevid S. J et a.l (2005). Psikologi Abnormal. Philadelphia : Lippincott William & Wilkins
Nurdin, A.E (2007). Madat Sejarah, Dampak Klinis dan Penanggulangannya, Semarang ; Mutiara Wacana
Nurdin, A.E (2011).Tumbuh Kembang Perilaku Manusia, Jakarta ; EGC
Nurdin, A.E (2011). Keluarga dan Penyalahguna Zat Psikoaktif Endemik Sumatera, Padang
Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Edisi tahun 2014 dan data Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI (2014)
Purwanto, (2007), Mengenal dan mencegah bahaya narkoba. Bandung; Pionir Jaya.

Ramadhani, S. (2007). Sukses Tanpa Narkoba, Bandung, CV Armico
Rawlins, R.P., Williams, S.R., Beck, C.K., (1993) Mental Health Psychiatric Nursing. Third Edition. St. Louis: Mosby Year
Roseline, T. (2010). Hubungan Faktor Individu dan Lingkungan dengan Perilaku Penggunaan NAPZA pada Remaja di Balai Pemulihan Sosial Pamardhi Putra Lembang Bandung, Jakarta : FK UI
Rustyawati. (2010), Beberapa Faktor Resiko yang Berhubungan dengan Penyalahguna Narkoba pada Penderita yang Dirawat di Panti Rehabiitasi, Semarang
Rz, Ira Oktaviani, and Alexsander Yandra. "PREVENTIF APROACH: BAHAYA BORAK DAN CARA MENGIDENTIFIKASI MAKANAN YANG MENGANDUNG BORAK." Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 1.1 (2017): 23-28.
Santrock J.W (2007). Remaja. (Edisi 11 jilid 2), Jakarta : Penerbit Erlangga
Sartika, D (2010). Pengaruh Relapse Prevention Training Terhadap Kekambuhan dan Kepatuhan Klien Ketergantungan Heroin yang Menjalani Program Terapi Rumatan Metadon di DKI. Jakarta : FK UI
Shives (2005). Basic Concepts of Psychiatric-Mental Health Nursing. Lippincott: William & Wilkins
Stuart, G W & Laraia, M.T. (2005). Principles and Practice of Psychiatric Nursing, (7th ed), St. Lois : Mosby Year B
Stuart & Laraia (2005). Principles and Practice of Psychiatric Nursing. St. Louis : Mosby
Tomey, Mariner dan Alligood. (2006). Nursing Theorists and Their Work, Philadelphia : Mosby
Videbeck, S. (2008). Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Jakarta.EGC
Videbeck, S.L., (2008). Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Jakarta: EGC
Yosep, I. (2007). Keperawatan Jiwa. Bandung : Refika Aditama
Published
2019-12-25
How to Cite
Usraleli, U., Masnun, M., & Magdalena, M. (2019). PENERAPAN ASSERTIVE TRAINNING (AT)/ PERILAKU ASERTIF PADA PENYALAHGUNA NAPZA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA PEKANBARU. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 319-329. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v3i2.3683
Abstract viewed = 196 times
PDF downloaded = 39 times