PENGUJIAN PUPUK HANTU TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH SELADA (Lactuca sativa, L)

Authors

  • SURTINAH SURTINAH Universitas Lancang Kuning

DOI:

https://doi.org/10.31849/jip.v7i2.1322

Keywords:

Key words: Benih selada, viabilitas, perkecambahan, bibit selada

Abstract

ABSTRAK
Penelitian Ini bertujuan untuk menguji pupuk hantu dalam menstimulir
perkecambahan benih selada. Rancangan lingkunan yang digunakan adalah
Rancangan Acak Lengkap, dan uji statistik yang digunakan adalah Uji t Berpasangan
pada taraf uji 1 %. Parameter yang diamati adalah viabilitas benih selada, Kecepatan
perkecambahan benih selada, Tinggi bibit selada pada waktu pindah tanam, dan
waktu pindah tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk hantu
memberikan beda yang sngat nyata terhadap viabilitas benih, kecepatan
perkecambahan, tinggi bibit, dan waktu pindah tanam bibit selada.

References

DAFTAR PUSTAKA

Anas. D. S, 2006. Buku Panduan

Budidaya Tanaman Sayur.

Bagian Produksi Tanaman.

Departemen Agronomi dan

Hortikultura IPB. Bogor.

Anonimous, 2009. Pupuk Hantu untuk

Pertanian Organik. www.

pencerah.com. 25 Januari 2010.

Anonimous, 2009. Budidaya Selada.

www.Ipteknet.id. 25 Nopember

Fiona, 2009. Faktor yang mempengaruhi

pertumbuhan

tanaman. www.fionaangelina.

com. 28 Juli 2008.

Kamil, J., 2005. Teknologi Benih I.

Angkasa Raya Padang. Padang.

Mulyani, T., R.A.Bustami Rosadi,

Ahmad Tusi, 2008. Pengaruh

Media Tanam pada Sistem Irigasi

Para terhadap Pertumbuhan

Tanaman Selada (Lactuca

sativa,L). Universitas Lampung.

Setyati, S.S, 2006. Zat Pengatur

Tumbuh Tanaman. Gramedia.

Jakarta.

Surtinah, 2010. Agronomi Tanaman

Budidaya. Alaf Riau. Pekanbaru.

Sutopo, L., 2004. Teknologi Benih.

Fakultas Pertanian UNIBRAW.

Rajawali Pers. Jakarta.

Pracaya 2007. Bertanam Sayuran

Organik di Kebun, Pot, dan

Polybag. Penebar Swadaya.

Jakarta.

Downloads

Published

2010-02-01

Issue

Section

Original Articles

How to Cite

SURTINAH, S. (2010). PENGUJIAN PUPUK HANTU TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH SELADA (Lactuca sativa, L). Jurnal Ilmiah Pertanian, 7(2), 30-41. https://doi.org/10.31849/jip.v7i2.1322