Peran Diaspora Dalam Mendukung Gastrodiplomasi Pada Program Co-Branding Indonesia Di Australia 2018-2020

Authors

  • Monika Sari Wijaya Universitas Kristen Satya Wacana
  • Triesanto Romulo Simanjuntak Universitas Kristen Satya Wacana
  • Novriest Umbu Walangara Nau Universitas Kristen Satya Wacana

DOI:

https://doi.org/10.31849/niara.v17i2.23158

Keywords:

Diaspora, Gastrodiplomasi, Program Co-Branding Wonderful Indonesia Diaspora

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa bagaimana peran diaspora Indonesia dalam mendukung gastrodiplomasi Indonesia pada program Co-Branding di Australia tahun 2018-2021, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif-deskriptif, dengan sumber data sekunder melalui studi kepustakaan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis kualitatif yaitu dengan mengeksplorasi, meriset, dan mereduksi data yang telah diperoleh dari penelitian terdahulu, buku, karya ilmiah, dokumen, website, dan laporan. Hasil dari penelitian ini adalah Gastrodiplomasi yang diimplementasikan oleh pemerintah untuk meningkatkan national branding melalui Program Co-Branding Wonderful Indonesia Diaspora tahun 2018-2021 yang diselenggarakan oleh Kemenparekraf bersama dengan restoran diaspora belum memperoleh hasil yang maksimal karena beberapa alasan, antara lain belum adanya regulasi khusus terkait pelaksanaan gastrodiplomasi, juga tidak adanya grand design dan roadmap yang jelas terkait program tersebut.

References

[1] Agustini. (2020). Jawaban Pemberitahuan Tertulis a.n Putri Indah Diahtantri. www.ppid.kemenparekraf.go.id
[2] Ambary, Y. (2021). Gastrodiplomasi Indonesia: Peran dan Dukungan Indonesia dalam Indonesia Spice Up the World. Direktorat Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
[3] Basnur, A. B. (2016). Focus Group Discussion Badan Kepegawaian Daerah oleh Adirini Pujiyanti dengan Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri 4 Mei 2016. Gastrodiplomasi - Upaya Memperkuat Diplomasi Indonesia.
[4] Cheung, T. (2017). World’s 50 best foods. CNN Travel. https://edition.cnn.com/travel/article/world-best-foods-readers-choice/index.html
[5] Datau, V. (2019, September 17). Kemenpar Lakukan Co-Branding Restoran Indonesia di Luar Negeri. Ekonomi Bisnis. https://ekonomi.bisnis.com/read/20190917/12/1149509/-kemenpar-lakukan-co-branding-restoran-indonesia-di-luar-negeri
[6] Diahtantri, P. I., Fathun, L. M., & Ma’arif, D. (2021). STRATEGI GASTRODIPLOMASI INDONESIA MELALUI PROGRAM CO-BRANDING DIASPORA DI AUSTRALIA TAHUN 2018-2020. Dalam Journal of International Relation (JoS) | (Vol. 1).
[7] Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri. (2022). Laporan Kinerja Direktorat Pelindungan WNI 2021 . https://kemlu.go.id/download/L3NpdGVzL3B1c2F0L0RvY3VtZW50cy9
[8] Elmira, P. (2023). Restoran Indonesia di Luar Negeri Masih Sulit Peroleh Bahan Baku Rempah Nusantara. Liputan6. https://www.liputan6.com/lifestyle/read/5452488/restoran-indonesia-di-luar-negeri-masih-sulit-peroleh-bahan-baku-rempah-nusantara
[9] Gaffar, E. K. (2021). Hambatan Dalam Pengembangan Gastrodiplomasi Untuk Mencapai Brand Image Kuliner Indonesia di Era Pemerintahan Joko Widodo [Universitas Bosowa]. https://repository.unibos.ac.id/xmlui/bitstream/handle/123456789/230/EK
[10] Kemenparekraf RI. (2021). Indonesia Spice Up The World: Kenalkan Rempah Nusantara ke Mancanegara. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. https://www.kemenparekraf.go.id/hasil-pencarian/indonesia-spice-up-the-world-kenalkan-rempah-nusantara-ke-mancanegara
[11] KJRI Sydney. (2022). Nani’s Food Truck, Truk Makanan Indonesia yang Digemari di Australia. https://kemlu.go.id/sydney/id/news/18077/nanis-food-truck-truk-makanan-indonesia-yang-digemari-di-australia
[12] Ministry of Foreign Affairs Republic of Indonesia. (2021). Indonesia The “Mother of Spices.” Ministry of Foreign Affairs Republic of Indonesia.https://kemlu.go.id/jeddah/en/news/16316/indonesia-the-mother-of spices#:~:text=Indonesia%20is%20often%20dubbed%20the,feature%20rich%20tastes%20of%20spices.&text=%E2%80%8BIndonesia%20is%20known%20as%20a%20country%20rich%20in%20spices.
[13] Paul. (2019). Pondok Rempah, Melbourne CBD. The City Lane. https://thecitylane.com/pondok-rempah-melbourne-cbd/
[14] Pham, M. J. A. (2013). Food as Communication: A Case Study of South Korea’s Gastrodiplomacy. Journal of International Service.
[15] Pujayanti, A. (2017). Gastrodiplomasi – Upaya Memperkuat Diplomasi Indonesia. Jurnal DPR Politica, 8.
[16] Purwasito, A. (2016). Gastrodiplomasi Sebagai Penjuru Diplomasi Ekonomi Indonesia.
[17] Pusat Kajian Anggaran. (2022). Buletin APBN Edisi 20. Badan Keahlian Setjen DPR RI, VII.
[18] Ramadhan, K. (2020). Strategi Gastrodiplomasi Indonesia Di Perancis Tahun 2018-2019.
[19] Rismel. (2024). Makna Hidangan Tumpeng Nasi Kuning Untuk Sebuah Acara - DIY 269. Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul. https://desatepus.gunungkidulkab.go.id/first/artikel/3739-Makna-Hidangan-Tumpeng-Nasi-Kuning-Untuk-Sebuah-Acara----DIY-269#:~:text=Nasi%20tumpeng%20memiliki%20makna%20dan,kesuburan%2C%20keberkahan%2C%20dan%20keharmonisan.
[20] Riyanto. (2019). Promosi Kuliner Nusantara, Konjen RI Sydney Resmikan Asosiasi Restoran Indonesia. Times Indonesia.
[21] Rockower, P. S. (2012). Recipes for Gastrodiplomacy. Place Branding and Public Diplomacy, 8, 3.
[22] Sarah, B. (2021). Pemilik Restoran Shalom. Wawancara dalam Jurnal Putri Indah Diahtantri, dkk. Strategi Gastrodiplomasi Indonesia melalui Program Co-Branding Diaspora di Australia tahun 2018-2020.
[23] Snow, N., & Taylor, P. M. (2008). Routledge Handbook of Public Diplomacy. Routledge.
[24] Sumampow, G. (2020). Staff Restoran Pondok Rempah. Wawancara dalam Jurnal Putri Indah Diahtantri, dkk. Strategi Gastrodiplomasi Indonesia melalui Program Co-Branding Diaspora di Australia tahun 2018-2020.
[25] Susanto, E. (2018). Cerita Kenapa Restoran Indonesia di Luar Negeri Tak Bertahan Lama. Tempo.co. https://creativelab.tempo.co/read/1153321/cerita-kenapa-restoran-indonesia-di-luar-negeri-tak-bertahan-lama%2026%20Januari%202022
[26] Syana, A. B. (2019). Kemenpar Co-Branding 100 Restoran Diaspora. Marketeers. https://www.marketeers.com/kemenpar-co-branding-100-restoran-diaspora/
[27] Yayusman, M. S., Yaumidin, U. K., & Mulyasari, P. N. (2023). On Considering Australia: Exploring Indonesian Restaurants in Promoting Ethnic Foods as an Instrument of Indonesian Gastrodiplomacy. Journal of Ethnic Foods, 10, 43. https://journalofethnicfoods.biomedcentral.com/articles/10.1186/s42779-023-00207-1#citeas
[28] Zhang, J. (2015). The Foods of the Worlds: Mapping and Comparing Contemporary Gastrodiplomacy Campaigns. International Journal of Communication, 9, 19.
[29] Zuhriyah, D. A. (2019). Kemenpar Lakukan Co-Branding Restoran Indonesia di Luar Negeri. Ekonomi Bisnis. https://ekonomi.bisnis.com/read/20190917/12/1149509/-kemenpar-lakukan-co-branding-restoran-indonesia-di-luar-negeri

Downloads

Published

2024-09-26

Issue

Section

Articles

How to Cite

Peran Diaspora Dalam Mendukung Gastrodiplomasi Pada Program Co-Branding Indonesia Di Australia 2018-2020. (2024). Jurnal Niara, 17(2), 531-540. https://doi.org/10.31849/niara.v17i2.23158

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>