Collaborative Governance Dalam Penertiban Pertambangan Galian C Ilegal Di Kabupaten Kampar
DOI:
https://doi.org/10.31849/niara.v18i1.24790Keywords:
collaborative governance, control, mining, excavation cAbstract
Observing that there are still many business actors who carry out mining activities without a permit in Kampar Regency which results in environmental damage and community unrest, there is a need for a collaborative process between stakeholders. This study aims to analyze collaborative governance in the control of illegal C mining in Kampar Regency and its obstacles. This study uses a descriptive qualitative research method. The theory used is the factor theory in the collaborative governance process by Schottle, which is 7 factors: willingness to compromise two or more parties, communication, commitment, mutual trust, transparency of information exchange, knowledge sharing and willingness to take risks. The results of this study found that collaborative governance in the control of illegal mining C was carried out informally with a willingness to compromise in the form of meetings and socialization, then communication by giving directions regarding licensing, then a commitment for mining business actors to carry out excavation activities by having permits, and mutual trust carried out by carrying out activities according to authority and responsibility, then the transparency of information exchange is carried out by sharing data about business actors, then sharing knowledge about the impact of mining that is not in accordance with the rules, as well as the willingness to take risks in the field in the collaboration process. Other obstacles faced in this collaboration process are policy changes regarding licensing authority, weak coordination between parties, as well as financing and budgeting
References
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032
Astuti, R. S., Warsono, H., &, & Rachim, A. (2020). Collaborative Govenance Dalam Perspefkit Publik. In Collaborative Govenance Dalam Perspefkit Publik.
Dede Rahmat Hidayat, M. P., Wening Cahyawulan, M. P., & Robbani Alfan, M. P. (2019). Karir: Teori Dan Aplikasinya Dalam Bimbingan Dan Konseling. CV Jejak, anggota IKAPI.
Heriyanto, D. (2021). Buku Ajar Pengantar Ilmu Komunikasi. In Pengantar Ilmu Komunikasi.
Miles, M., Huberman, M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Sage Publication.
Noor, dkk. (2020). COLLABORATIVE GOVERNANCE Suatu Tinjauan Teoritis dan Praktik. Yogyakarta: BILDUNG.
Putra, I. G., & Yuniawati. (2024). Kolaborasi dan Analisis Stakeholder: Teori, Konsep dan Aplikasi. UB Press.
Silalahi, U. (2012). Metode Penelitian Sosial. Bandung: PT Refika Aditama.
Usman, H., & Akbar, P. S. (2022). Metodologi Penelitian Sosial. PT Bumi Aksara.
Jurnal:
Ayu, T. d. (2023). Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sampah Di. Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik Volume 5 Nomor 3, 284-290.
Bonti, & dkk. (2024). Membangun Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sampah Di Desa Cileunyi Kulon Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Sawala: Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat, Volume 5 Nomor 1, 19-34.
Choirul, S. (2020). Konsep, pengertian, dan tujuan kolaborasi. Dapu6107, 1, 7–8.
Emerson, Kirk, and P. M. (2010). Collaborative governance and climate change: Opportunities for Public Administration. In geoegetown university press.
Gani, D., & Soelaiman, L. (2021). Pengaruh Pengambilan Resiko, Inovasi, Proaktif, Competitive Aggessiveness Dan Otonomi Terhadap Kinerja Usaha Konveksi. Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan, 3(1), 186. https://doi.org/10.24912/jmk.v3i1.11304.
Haris, S. (2019). Governance: Perubahan Paradigma: Pada Penyelengaraan Pemerintahan. Sosfilkom , 33-47.
Hidayanti, D. R., & Efendi, D. (2020). Praktik Collaborative Governance dalam Pengelolaan Sampah. Jurnal Pemerintahan dan Kebijakan (JPK), E-ISSN 2720-9393, Vol 2, No 1 , 34-40.
Idris, d. (2022). Collaborative governance Dalam Pengelolaan Sampah Di Wilayah Kecamatan. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP), 9810-9819.
Ilhami, R., & Achmad, W. (2023). Tata Kelola Kolaboratif dalam Penanggulangan Banjir di Kabupaten Sumedang. Journal Of Governance, 427-435.
Junaidi, Y S. (2023). Tata Kelola Kolaboratif dalam Penanggulangan Banjir di Kabupaten Sumedang. Jurnal Tata Kelola Volume 8 Edisi 3, 427-435.
Kambey, A. R. (2020). Tugas Pemerintah Dalam Mengawasi Aktivitas Pertambangan Emas Yang Tidak Menjalankan Kewajiban Izin Usaha Pertambangan (Iup) Berdasarkan Uu No 4 Tahun 2009. Lex Et Societatis Vol. VIII/No. 1, 15-23.
Kasenda, H., Sambiran, S., & Sumampow, I. (2021). Transparansi Pengelolaan Dana Kelurahan Dalam Pembangunan Di Kelurahan Ranomea Kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatan. JURNAL GOVERNANCE, 1(2), 1–9. https://doi.org/10.4135/9781446216415.n11.
Kurniawan, H., & Putra, D. T. F. (2021). Collaborative Governance dalam Pengelolaan Waduk Sei Pulai di Kota Tanjungpinang. Jurnal Widyaiswara Indonesia, 2(1), 11–20. https://doi.org/10.56259/jwi.v2i1.69
Maulani, F. A. (2023). Sumber Daya Bahan Tambang di Indonesia. Cv Media Edukasi Creative.
Maumura, Z. (2022). Dampak Penambangan Pasir Terhadap Kehidupan Ekonomi Dan Lingkungan Masyarakat Di Gampong Pasi Pinang Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat.
Muhammad Maftuh, Aflachal Muthowah, & 1. (2022). Strategi Dakwah Takmir Masjid Husnul Khotimah Sambonggede Merakurak Tuban Dalam Meningkatkan Antusias Shalat Subuh Berjamaah. AN-NASHIHA Journal of Broadcasting and Islamic Communication Studies, 2(1), 1–20. https://doi.org/10.55352/an-nashiha.v2i1.285.
Muhammad, N., Falih, S., & Antun, M. (2022). Collaborative Governance Suatu Tinjauan Teoritis dan Praktis. In Bildung (Vol. 01).
Natalia, A. (2021). Paradigma Good Governance Dalam Administrasi Publik Memfasilitasi Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Tbp). Jurnal Tapis: Teropong Aspirasi Politik Islam 17 (1) , 15-26.
Partogi, S. A., & Tjahjawati, S. S. (2019). Pengaruh Knowledge Sharing terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan Milik Pemerintah. Jurnal Riset Bisnis Dan Investasi, 5(3), 46–57. https://doi.org/10.35313/jrbi.v5i3.1698
Pratama, I. G. A. A. E. B., Surtha, I. W., & Mahayasa, I. G. A. (2020). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Intervening Pada Graha Kaori Group DI Gianyar (Studi Kasus Pada Unit Usaha Produk Dupa Aromatherapi). Jurnal Ilmu Manajemen, 10(1), 46–53.
Puspaningtyas, A. (2022). Collaborative Governance: Sebuah Paradigma? Administrasi Publik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, 1. https://publik.untag-sby.ac.id/berita-430-collaborative-governance-sebuah-paradigma.html
Rahayu, S. (2021). Pengaruh Harga, Kepercayaan dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Pengguna E-Commerce Tokopedia. Mbia, 20(1), 40–50. https://doi.org/10.33557/mbia.v20i1.1271.
Riantama, R. A. (2022). Pencegahan Kejahatan Penambangan Ilegal Galian C di Kabupaten Kampar.
Rifadil, A. (2022). Pendugaan Erosi Dengan Metode Usle (Universal Soil Loss Equation) Berbasis Data Spasial Pada Areal Sebelum Dan Sesudah Tambang Di Kecamatan Palaran, Kota Samarinda. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 1–109.
Syaefudin, M. A., & Sudewo, F. A. (2020). Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Pertambangan Mineral dan Batubara Ilegal di Kota Cirebon. DIKTUM: JURNAL ILMU HUKUM ISSN: 2655-3449 (E) - 2338-5413 (P) | Volume 8, 108-124.
Sofyan, I., & Meldi. (2020). Pengaruh Implementasi Kebijakan Pengelolaan Usaha Pertambangan Umum Terhadap Efektivitas Penanganan Kualitas Lingkungan Hidup di Kota Palu. Journal of Public Administration and Government, 9-20.
Tando, C. E., Sudarmo, & Haryanti, R. H. (2019). Collaborative governance In Public Service In Indonesia: A Systematic Mapping Study. Jurnal Ilmu Sosial Volume 18 | Issue 2, 144-163.
Thahir, B. (2019). Paradigma Dan Inovasi Penyelengaraan Pemerintahan Daerah. Jurnal Media Birokrasi — Vol. 1, No. 1, 175-186.
Toriqudin, U. A., & As'ari, H. (2022). Tata Kelola Kolaboratif dalam Pembangunan Dayun Terpadu Objek Wisata Waduk di Kabupaten Siak. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8 (23), 483-493.









