Tantangan dan Peluang Indonesia dalam Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) untuk Menghadapi Ketahanan Pangan Pasca Pandemi Covid-19

Authors

  • Helena Rachelia Natasha Odja Lanoe Universitas Kristen Satya Wacana
  • Suryo Sakti Hadiwijoyo Universitas Kristen Satya Wacana
  • Roberto Oktavianus Cornelis Seba Universitas Kristen Satya Wacana

DOI:

https://doi.org/10.31849/niara.v17i3.25823

Keywords:

Tantangan, Peluang, ASEAN, Ketahanan Pangan, Pasca Pandemi Covid-19

Abstract

Stabilitas pangan ASEAN termasuk Indonesia, menghadapi tantangan setelah pandemi COVID-19 yang mempengaruhi rantai pasokan global dan ekonomi. Ketergantungan pada impor pangan, perubahan iklim, dan infrastruktur pertanian yang terbatas menjadi isu utama. Kesenjangan akses terhadap pangan dan perlunya reformasi kebijakan menyoroti pentingnya kerjasama regional di ASEAN. Investasi dalam teknologi pertanian, diversifikasi sumber pangan, dan peningkatan kapasitas petani krusial untuk memperkuat ketahanan pangan di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengeksplorasi tantangan dan peluang Indonesia dalam konteks ASEAN pasca pandemi.  Melalui kerjasama ASEAN dalam ASEAN Integrated Food Security (AIFS) dan Strategic Plan of Action on Food Security (SPA-FS) 2021-2025 dapat mendorong peningkatan produksi pangan domestik, diversifikasi sumber pangan, stabilisasi harga, dan perbaikan distribusi. Dengan demikian, kerjasama ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan di ASEAN tetapi juga memberikan manfaat signifikan bagi Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan petani, ketersediaan pangan yang berkelanjutan, dan daya saing global

References

Ahdiat, A. (2022, Desember 02). Ketahanan Pangan Indonesia Menguat pada 2022. Retrieved 2024, from Databoks: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/12/02/ketahanan-pangan-indonesia-menguat-pada-2022
[2] Agribisnis Undip. (2021). Bahas Ketahanan Pangan Setelah Pandemi, FPP UNDIP Datangkan Pembicara dari 4 Negara. Semarang: Universitas Diponegoro, Fakultas Peternakan dan Pertanian.
[3] ASEAN Integrated Food Security (AIFS) Framework and Strategic Plan of Action on Food Security (SPA-FS) 2021-2025.
[4] Esquivias, M. (2023, Agustus 23). Studi Ungkap Keterkaitan Pertumbuhan Ekonomi, Keamanan Pangan, dan Kemiskinan di Negara Kaya.
[5] Global Food Security Indeks, (2020, 2020 dan 2021)
[6] Hanafie, Rita. 2010. Pengantar Ekonomi Pertanian. Yogyakarta: CV Andi Offset. 293 Hal.
[7] Holsti, K. J. (1988). Politik Internasional: Kerangka Untuk Analisis. Jakarta: Erlangga.
[8] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2023). https://upk.kemkes.go.id/new/kementerian-kesehatan-rilis-hasil-survei-status-gizi-indonesia-ssgi-tahun-2022
[9] Ketahanan Pangan Penting Menjadi Perhatian ASEAN. https://asean2023.id/id/news/food-security-an-aseans-priority
[10] Khudori. (2021, Desember 21). Opini: Solusi Sistem Pangan Nusantara Perubahan iklim dan pandemi telah memperburuk ketahanan pangan global. Retrieved 2024, from Ekonomi Bisnis: https://ekonomi.bisnis.com/read/20211221/99/1479970/opini-solusi-sistem-pangan-nusantara
[11] Maleha, & Sutanto, A. (2006). Kajian Konsep Ketahanan Pangan. Jurnal Protein, 13(2).
[12] Oxfam. 2001. The Impact of Rice Trade Liberization on Food Security in Indonesia. A study conducted for Oxfam – Great Britain
[13] Paramida, C. (2022). Revolusi Hijau dan menyusutnya penggunaan Verietas benih padi junjuang di Nagari Pakan Raba’a tahun 1998-2019 (Doctoral dissertation, Fakultas Ilmu Sosial).
[14] Ramadhan, R., Armin, A., & Saad, M. (2022). Politik Pangan Lokal “Setengah Hati” Indonesia Setelah Pandemi COVID-19. Palita: Journal of Social Religion Research, 7(2), 197-210.
[15] Rusdiana, S., & Maesya, A. (2017, April 6). Pertumbuhan Ekonomi Dan Kebutuhan Pangan Di Indonesia. Jurnal Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanianhttp, 6.
[16] Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Retrieved from https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3927/1/Bunga%20Rampai%20Wasting%20Bencana.pdf
[17] Soleh, M. (2016, November 25). Ketahanan Pangan Dan Keamanan Pangan Indonesia.
[18] Sugiarto, E. (2023, Februari 12). KTT ASEAN 2023 Jangkar Stabilitas Dan Pertumbuhan Berkelanjutan.
[19] Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Manajemen. Bandung: Alfabeta.
[20] Tagel Eddy, I Wayan; Ayu Rai Wahyuni, Anak Agung. Revolusi Biru dan Human Security Nelayan di Kusamba Klungkung. Pustaka: Jurnal Ilmu-Ilmu Budaya, [S.l.], v. 19, n. 1, p. 51-55, feb. 2019.
[21] UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Retrieved from https://peraturan.bpk.go.id/Details/39100
[22] Widiyani, R. (2021, Agustus 05). 6 Negara yang Dikenal Sebagai Lumbung Padi di Asia Tenggara. Retrieved 2024, from Detik Edu: https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5670132/6-negara-yang-dikenal-sebagai-lumbung-padi-di-asia-tenggara

Downloads

Published

2025-01-26

Issue

Section

Articles

How to Cite

Tantangan dan Peluang Indonesia dalam Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) untuk Menghadapi Ketahanan Pangan Pasca Pandemi Covid-19. (2025). Jurnal Niara, 17(3), 257-266. https://doi.org/10.31849/niara.v17i3.25823

Most read articles by the same author(s)