Kinerja Petugas Penyuluh Lapangan KB Dalam Pelaksanaan Program Keluarga Berencana Di Kabupaten Bengkalis
DOI:
https://doi.org/10.31849/yssxa661Keywords:
Kinerja, KB, Kabupaten BengkalisAbstract
Kinerja dapat diartikan pemanfaatan sumber daya secara efisien dan efektif untuk mencapai hasil. Tujuan penelitian ini adalah mengeidentifikasi kinerja petugas KB, Faktor-faktor penghambat serta upaya yang dilakukan oleh petugas KB dalam Pelaksanaan Program Keluarga Berencana di Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang bersifat eksplanatif. teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan wawancara, telaah dokumen, dan observasi. kinerja petugas Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bengkalis menunjukkan Kualitas pekerjaan (Quality of work), Kuantitas (Quantity), Ketepatan Waktu (Timeless), Kemandirian (Need For Supervision), dan Komitmen Kerja (Interpersonal Impact), dalam menyelesaikan tugas atau pekerjaan sudah baik. aktor penghambat Kinerja Penyuluh Keluarga Berencana terdiri dari 2 faktor yaitu, faktor internal: Kemampuan, perilaku dan kepemimpinan, faktor eksternal yaitu partisipasi masyarakat. Upaya yang dikalakukan untuk mengatasi masalah kinerja Penyuluh Program KB: meningkatkan kualitas petugas, meningkatkan Kerjasama, dan melakukan edukasi pada masyarakat
References
[2]. Anwar Prabu Mangkunegara. 2017. Manajemen Sumber daya Manusia. Perusahaan. Bandung : PT Remaja Rosdakarya
[3]. Willson dan Heyyel. 1987. Hand Book Of Modern Office Management and Administration Service. Mc Graw Hill Inc. New Jersey.
[4]. Edison, Emron., dkk. 2016 Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung : Alfabeta
[5]. Edy, Sutrisno. 2011. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Jakarta Kencana.
[6]. Fahmi, Irham. 2017. Manajemen Sumber Daya Manusia Teori dan Aplikasi. Bandung : CV. Alfabeta
[7]. Malayu, S.P, Hasibuan. 2021. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Revisi. Jakarta: PT. Bumi Aksara.









